Kebakaran Hutan di TN Tanjung Puting, Prabowo Kirim Rp2 M Buat Sumur Bor

Karhutla meluas ke Taman Nasional Tanjung Puting, dengan area terbakar yang masih ditangani mencapai 639,23 hektar.
Tanjung Puting menjadi fokus pemadaman karena merupakan kawasan wisata yang dikunjungi wisatawan mancanegara.
Prabowo menyetujui pembangunan 200 sumur bor dengan anggaran Rp2 miliar untuk mendukung pemadaman.
Jakarta, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan sudah menjalar ke kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Hal itu dilaporkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, saat rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring pada Senin (12/10/2026).
"Yang terbakar yang masih ditangani oleh satgas di lapangan jumlahnya adalah 639,23 hektar. Yang terbesar memang terjadi di Kalimantan Tengah. Kenapa paling besar? Karena baru saja ditemukan kebakaran baru di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan," ujar Suharyanto.
Prabowo kemudian meminta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Taman Nasional Tanjung Puting ditangani secara serius.
"Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian karena itu taman nasional," kata Prabowo.
1. Tanjung Puting jadi fokus pemadaman

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) (dok. Sekretariat Presiden) Dalam rapat tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengatakan fokus Tanjung Puting juga menjadi fokus pemadaman. Apalagi, Taman Nasional Tanjung Puting menjadi salah satu tempat wisata favorit di Kalimantan Tengah.
"Untuk Tanjung Puting ini memang menjadi perhatian dunia Bapak. Karena sampai saat ini, hari ini saja, ada 247 wisatawan mancanegara Bapak, yang ada di wilayah Tanjung Puting. Sampai dengan saat ini, setahun ini sudah 66 ribu, Bapak, wisatawan mancanegara. Oleh karena itu memang kita harus fokus untuk memberantas karhutla ini," ucap Zainal.
Dalam laporannya, Zainal mengakui proses pemadaman karhutla tidak mudah. Selain dari medan yang terjal, masih terdapat hewan buas di Taman Nasional Tanjung Putin.
"Untuk masuk ke sana itu mesti hati-hati. Saya nanti memang sudah membuat tim, dari pagi sampai siang tadi kita rapat dengan BPBD, dengan Pemda, Polri, kita membentuk tim betul-betul sehingga nanti pada saat masuk ke sana itu betul-betul aman bagi anggota juga. Karena memang api yang ada di wilayah itu sangat terpencar dan jauh," ujar dia.
2. Minta pembangunan sumur bor

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) (dok. Sekretariat Presiden) Zainal kemudian meminta ada bantuan pembangunan sumur bor ke Presiden Prabowo. Dalam kesempatan itu, Prabowo kemudian bertanya berapa sumur bor yang dibutuhkan.
"Berapa kau butuh?" tanya Prabowo?
Zainal menyampaikan, butuh 50 sumur bor untuk menjadi sumber air proses pemadaman karhutla.
"Mungkin kalau untuk mengatasi ini sekitar 50 cukup Bapak, karena memang yang penting itu alatnya ada itu bisa cepat kita pakai dan bisa kita cepat gunakan. Demikian juga dengan karena memang daerahnya rawa kita sulit, kita membutuhkan tim bor air," ucap Zainal.
3. Prabowo kirim 200

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) (dok. Sekretariat Presiden) Prabowo kemudian langsung mengabulkan permintaan Zainal. Orang nomor satu di republik itu juga menambah jumlah sumur bor yang bakal dibangun.
"Oke, Saya kirim Rp2 miliar untuk 200 titik," ujar Prabowo.

























