Jakarta, IDN Times - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei karena agresmi militer Israel pada Sabtu (28/2/2026). Selain Khamenei, berdasarkan data yang dilaporkan oleh stasiun berita Al Jazeera, jumlah korban tewas di Iran akibat serangan bersama Israel dan AS telah mencapai 555 jiwa.
Itu belum termasuk jumlah korban meninggal di 11 negara lain sebagai bentuk sikap pembalasan Iran. PP Muhammadiyah juga berbelasungkawa atas korban yang jatuh di negara-negara Timur Tengah. Organisasi kemasyarakatan Islam itu turut mengecam serangan Israel dan AS terhadap Iran.
"Kami memandangnya sebagai pelanggaran atas hak-hak asasi manusia, hukum internasional dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujar Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughini dalam keterangannya pada Senin (2/3/2026).
Mereka turut menyerukan agar PBB memberikan sanksi tegas terhadap Negeri Paman Sam dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata. PP Muhammadiyah mendorong Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
"Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut," katanya.
