Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Isu Perbatasan RI-Malaysia Masuk Tahap Akhir, Hubungan 98 Persen Baik

Isu Perbatasan RI-Malaysia Masuk Tahap Akhir, Hubungan 98 Persen Baik
Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
Intinya Sih
  • Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat koordinasi dalam JCBC ke-17 di Jakarta untuk menyelesaikan isu-isu bilateral yang masih tersisa sejak pertemuan terakhir pada 2018.
  • Menlu Malaysia menyebut hubungan kedua negara sudah 98 persen baik, dengan sisa persoalan dua persen akan diselesaikan melalui dialog dan kerja sama intensif.
  • Pembahasan isu perbatasan darat dan maritim telah mencapai tahap akhir dan hasilnya akan dibawa ke pertemuan tahunan antara Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat koordinasi menyelesaikan berbagai isu yang masih menjadi perhatian bersama dalam hubungan bilateral kedua negara. Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) ke-17 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan atau yang akrab disapa Tok Mat. Forum itu menjadi pertemuan JCBC pertama sejak terakhir kali diselenggarakan pada 2018.

Meski hubungan kedua negara dinilai sangat baik, masih terdapat sejumlah persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Isu-isu tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan bilateral kali ini.

Kedua menlu menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang telah terjalin erat selama ini sambil mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang masih tersisa.

1. Hubungan RI-Malaysia sudah 98 persen baik

Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan.
Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam pernyataan pers bersama, Mohamad Hasan menggambarkan hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai hubungan yang sangat dekat.

“Hubungan akrab dan baik antara kedua buah negara Malaysia dan Republik Indonesia saya anggap sudah 98 persen baik,” kata Tok Mat.

Menurut dia, persoalan yang masih ada hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan hubungan bilateral kedua negara.

“Dua persen itu adalah isu-isu, simpul-simpul yang saya sebutkan yang perlu kita leraikan dengan cara yang terbaik mungkin,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas pemerintah kedua negara saat ini adalah menyelesaikan berbagai persoalan tersebut melalui dialog dan kerja sama.

2. Isu perbatasan masuk tahap akhir pembahasan

Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan.
Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Salah satu topik yang dibahas dalam JCBC adalah persoalan perbatasan darat dan maritim yang selama ini menjadi agenda bilateral. Tok Mat menyebut pembahasan sejumlah isu tersebut telah menunjukkan kemajuan.

“Ada juga isu-isu lama perbatasan darat dan maritim yang saya yakin dan saya lihat di peringkat terakhir persetujuan,” kata dia.

Menurutnya, hasil pembahasan tersebut nantinya akan dibawa ke tingkat pemimpin negara. “Untuk kami bawa kepada perbincangan dan persetujuan kedua pemimpin semasa annual consultation nanti,” ujarnya.

Pertemuan tahunan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim diperkirakan berlangsung menjelang akhir tahun.

3. Hubungan lebih dari sekadar tetangga

Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan.
Pertemuan Joint Commision Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menlu RI Sugiono dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Sementara itu, Sugiono menegaskan hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki karakter yang berbeda dibanding hubungan bilateral biasa. “Hubungan antara Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekadar hubungan bilateral dua negara,” kata Sugiono.

Menurut dia, kedua negara memiliki banyak kesamaan yang menjadi fondasi hubungan tersebut. “Indonesia dan Malaysia berbagi DNA, berbagi budaya, berbagi bahasa, perbatasan, dan banyak hal yang sama,” ujarnya.

Karena itu, Sugiono menilai berbagai persoalan yang masih ada perlu diselesaikan dengan semangat kemitraan dan persaudaraan yang selama ini menjadi ciri hubungan kedua negara.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More