Jakarta, IDN Times - Trauma masih membekas di kalangan penumpang Commuter Line pascakecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Sejumlah pengguna setia kereta mengaku mengubah kebiasaan saat kembali menggunakan transportasi tersebut.
Perasaan was-was muncul meski sebagian dari mereka telah bertahun-tahun mengandalkan KRL sebagai moda utama.
Ruby Rachmadina, pengguna KRL rute Bogor–Jakarta selama 15 tahun, mengaku kini lebih berhati-hati. Ia mengubah kebiasaan dalam memilih gerbong.
"Jujur aku tuh udah 15 tahun naik kereta ya pulang pergi. Jadi kayaknya ada sedikit rasa trauma," kata Ruby pada IDN Times, Rabu (29/4/2026).
