Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT ke-81 RI 1 Agustus
Ilustrasi - Sejumlah warga mengikuti doa bersama di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/9/2025). (ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar acara Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan di bawah koordinasi Kementerian Sekretariat Negara yang akan dihadiri sekitar 100 ribu orang, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Lapangan Monas, Jakarta.

"Delapan puluh satu tahun membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang terus bergerak dan tetap berdiri kuat. Doa dan zikir kebangsaan ini sebagai rasa syukur kita, sekaligus memohon perlindungan untuk terus melangkah bersama mengisi kemerdekaan ini," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, di Jakarta, Senin (27/7/2026).

1. Kegiatan ini dihadiri pelajar, santri, mahasiswa, guru, hingga tokoh masyarakat

Ilustrasi - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menutup perjalanan tahun 2025 dengan penuh khidmat melalui doa bersama yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo.

Kamaruddin mengatakan kemerdekaan adalah milik seluruh warga tanpa terkecuali. Karena itu, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur harus menjadi arah perjuangan bersama. Setiap langkah yang telah ditempuh menuju tujuan tersebut, lanjut Kamaruddin Amin, perlu disertai dengan doa. Dia menyampaikan kegiatan ini akan diikuti beragam unsur masyarakat.

"Rencananya kegiatan ini akan diikuti oleh para pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan ormas, serta ASN dari lintas Kementerian/Lembaga," kata dia.

"Kami berharap kegiatan ini juga dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia dari rumah masing-masing," lanjutnya.

Zikir dan Doa Kebangsaan juga akan diisi dengan doa lintas agama dan paduan suara. "Jadi semua agama terlibat dalam acara ini. Ada pembacaan shalawat juga yang akan dipandu oleh Habib Syekh," katanya.

2. Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya

Ilustrasi doa bersama - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menutup perjalanan tahun 2025 dengan penuh khidmat melalui doa bersama yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo. (Dok. BSI)

Sementara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad yang bertindak sebagai Ketua Panitia menyebut, tiap rangkaian acara yang dilaksanakan mencerminkan wajah Indonesia yang rukun dalam keberagaman.

"Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda keyakinan dan tradisi, tetapi dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada bangsa dan negara," ujar Abu Rokhmad.

3. Kegiatan ini diharapkan menjadi perjumpaan hangat bagi seluruh anak bangsa

Ilustrasi - Pemprov Sumut menggelar doa bersama antar lintas agama untuk menyambut tahun baru Masehi dan korban bencana (IDN Times/Indah Permata Sari)

Menurut Abu Rokhmad, doa perlu menjadi energi yang menggerakkan masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Doa harus menumbuhkan harapan, dan harapan harus diwujudkan melalui tindakan. Dari menjaga persaudaraan, membantu sesama, hingga menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya," katanya.

Kementerian Agama berharap kegiatan ini menjadi perjumpaan yang hangat bagi seluruh anak bangsa, sekaligus memperkuat langkah bersama menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Editorial Team

Related Article