Jakarta, IDN Times - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkapkan akan ada upaya optimalisasi fasilitas burn center serta penyusunan rencana rehabilitasi jangka panjang bagi aktivis Andrie Yunus. Dia sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit usai jadi korban penyiraman air keras.
Hal ini diungkapkan dari pemantauan yang dilakukan Kementerian HAM hingga Rabu, 1 April 2026?
"1 April 2026 Kementerian HAM cq. Kanwil KemenHAM DK Jakarta telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI guna memastikan keberlanjutan perawatan, termasuk optimalisasi fasilitas Burn Center serta penyusunan rencana rehabilitasi jangka panjang," ungkap Kementerian HAM dalam laporannya, Kamis (2/4/2026).
