Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenkes lepas relawan dokter dan nakes ke wilayah terdampak bencana di Aceh
Kemenkes lepas relawan dokter dan nakes ke wilayah terdampak bencana di Aceh. (Dok. Kemenkes)

Intinya sih...

  • Penerjunkan relawan TCK Batch II dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

  • Sebanyak 366 relawan diberangkatkan untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan di Aceh.

  • Fokus utama penugasan adalah memastikan layanan kesehatan kembali berjalan optimal dan pemulihan kehidupan sosial serta ekonomi masyarakat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Krisis Kesehatan kembali melepas Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch II, untuk memperkuat penanganan krisis kesehatan akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.

Pelepasan Batch II ini merupakan kelanjutan dari penugasan relawan Batch I. Para relawan akan bertugas pada periode 5–18 Januari 2026 dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan serta penguatan sistem kesehatan di daerah terdampak.

1. Penugasan berdasarkan kebutuhan

Pemeriksaan pada 8 Agustus 2025 pun menjadi titik balik dalam hidupnya. Pria berusia 53 tahun yang tinggal di RW 03 Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, ini dinyatakan positif Tuberkulosis (TBC). (Dok. Kemenkes)

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan Prof. Asnawi Abdullah mengatakan, penugasan TCK Batch II dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Penugasan TCK Batch berikutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kementerian Kesehatan kembali melepas Tenaga Cadangan Kesehatan untuk melanjutkan tugas rekan-rekan sebelumnya. Ini merupakan gelombang kedua,” ujar Asnawi dalam keterangan tertulis, Senin (5/12/2025).

2. Terjunkan 366 relawan

Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)

Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang. Asnawi berharap, kehadiran para relawan dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Utara, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan tenaga kesehatan secara signifikan.

“Fokus utama penugasan ini adalah memastikan layanan kesehatan kembali berjalan optimal, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun layanan kesehatan di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak,” jelasnya.

3. Pemulihan layanan bisa normal

Relawan medis Kemenkes tiba di Aceh/Dok Facebook DPN

Ia menambahkan, pemulihan layanan kesehatan diharapkan dapat berjalan seiring dengan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk pemanfaatan hunian sementara yang telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Mudah-mudahan masyarakat terdampak dapat kembali hidup normal, kesehatannya terjaga dengan baik, bisa beraktivitas, bekerja, dan melaksanakan ibadah dengan tenang,” kata Asnawi.

Editorial Team