Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
28932a94-d7b2-4550-91f9-9a95666985de.jpeg
Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) senilai total Rp19.099.409.350. (Dok. Kemensos)

Intinya sih...

  • Kemensos salurkan bantuan senilai Rp19 miliar di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

  • Bantuan mencakup logistik bufferstock, bahan natura dapur umum, dan tenda.

  • Proses pengiriman bantuan juga melibatkan dapur umum dan dapur mandiri di 28 titik wilayah terdampak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) senilai total Rp19.099.409.350. Pengiriman dilakukan melalui gudang Kemensos, sentra, dan dinas sosial setempat sebagai upaya mempercepat distribusi bantuan di wilayah terdampak. 

"Bantuan terus kami kirimkan sesuai kebutuhan, kami juga terus berusaha agar bantuan bisa sampai lokasi dengan cepat," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Minggu (30/11/2025).

1. Bantuan mencakup logistik bufferstock, bahan natura dapur umum, dan tenda

Bangunan milik warga di Pidie, Aceh yang rusak akibat dihantam banjir dan longsor. (Dokumentasi Puspen TNI)

Update bantuan Kemensos per hari ini pukul 17.00 WIB, menyalurkan bantuan berupa logistik bufferstock dan bahan natura dapur umum senilai Rp19 miliar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Adapun di Aceh, bantuan senilai Rp3,14 miliar telah disalurkan berupa 3.450 paket makanan siap saji, 1.440 makanan anak, 400 paket lauk pauk, serta 570 lembar kasur, 3.450 selimut, 1.410 paket family kit, 308 paket kids ware, dan 220 sandang dewasa. Pengiriman tenda juga dilakukan, termasuk 350 tenda gulung, 30 tenda keluarga portable, dan 30 tenda serbaguna. 

Bantuan tersebut menjangkau Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya, serta PDB Provinsi Aceh yang menjangkau wilayah tingkat provinsi. 

2. Tujuh titik bantuan di Sumut

Banjir merendam sejumlah kecamatan di Kota Medan sejak Selasa (30/11/2025). Banjir ini disebut-sebut yang paling besar dalam satu dekade terakhir.

Untuk Sumut, total bantuan mencapai Rp7,80 miliar. Bantuan mencakup 28.280 makanan siap saji, 3.000 paket makanan anak, 2.000 paket lauk pauk siap saji, 2.800 family kit, 2.140 kids ware, 500 sandang dewasa, 5.300 sandang anak , 1.464 lembar kasur, 3.968 selimut, dan 1.900 tenda gulung serta 14 tenda serbaguna. Selain itu juga 200 dus mi instan dan 400 dus air mineral.

Terdapat tujuh titik bantuan meliputi: Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Tapanuli Utara, Langkat, dan Tapanuli Selatan serta Sentra Bahagia Medan yang menjangkau wilayah provinsi.

3. Empat titik bantuan di Sumbar

Longsor di jalan lintas Padang-Bukittinggi (Foto: WAG Kemebencanaan Sumbar)

Sementara Sumbar, bantuan disalurkan mencapai Rp3,64 miliar, meliputi empat titik yakni Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan dan Dinas Sosial Provinsi Sumbar (wilayah provinsi). 

Bantuan terdiri dari 4,4 ton beras reguler, 5.758 makanan siap saji, 3.640 makanan anak, 1.180 family kit, 850 kids ware, 1.235 kasur, 1.225 selimut, serta 1.230 tenda gulung. Pengiriman ini juga menyertakan 40 tenda keluarga, 10 tenda serbaguna, 10 lampu emergency portable, dan 3 unit dapur umum lapangan.

Selain logistik, Kemensos memproses bantuan bahan natura melalui dapur umum dan dapur mandiri senilai sekitar Rp4,5 miliar dengan kapasitas produksi sekitar 88.000 bungkus per hari di 28 titik yang tersebar di Sumbar, Sumut, dan Aceh. Jumlah layanan akan terus ditambah sesuai perkembangan kondisi lapangan. (WEB)

Editorial Team