Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Israel Temukan Terowongan Bawah Tanah Rahasia Hizbullah di Lebanon

Israel Temukan Terowongan Bawah Tanah Rahasia Hizbullah di Lebanon
ilustrasi terowongan bawah tanah Hizbullah (pexels.com/Masood Aslami)
Intinya Sih
  • Pasukan Pertahanan Israel menemukan jaringan terowongan bawah tanah Hizbullah di dekat Benteng Beaufort, Lebanon selatan, dalam operasi khusus untuk menghancurkan situs bawah tanah yang dianggap mengancam warga sipil Israel.
  • Terowongan tersebut dibangun dengan pendanaan dan perencanaan dari Iran serta berfungsi sebagai pusat komando Hizbullah lengkap dengan fasilitas militer, logistik, dan tempat tinggal bagi ratusan anggotanya.
  • IDF telah lama merencanakan operasi ini dan baru berhasil menemukan terowongan setelah melakukan operasi darat dengan izin Pemerintah Lebanon, meski mendapat kecaman keras dari Hizbullah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Israel berhasil menemukan jaringan terowongan bawah tanah rahasia milik Hizbullah di dekat Benteng Beaufort, Lebanon selatan. Penemuan itu terjadi ketika pasukan pertahanan Israel (IDF) melakukan operasi khusus untuk membasmi situs-situs bawah tanah milik Hizbullah.

“IDF melancarkan operasi di wilayah Beaufort untuk mencapai kendali operasional atas wilayah tersebut yang merupakan ancaman bagi warga sipil Israel dan untuk memungkinkan penghancuran jaringan terowongan,” bunyi pernyataan resmi IDF pada Minggu (7/6/2026), seperti dilansir Times of Israel

1. Terowongan dibangun dengan bantuan Iran

Bendera Iran sedang berkibar.
potret bendera Iran (pixabay.com/Chickenonline)

Juru Bicara IDF, Effie Defrin, menjelaskan, terowongan bawah tanah Hizbullah tadi berada di bukit yang sama di mana Benteng Beaufort berdiri. Terowongan tersebut terletak dekat dengan Metula, salah satu kota yang ada di Israel. Jaraknya hanya sekitar 6 kilometer. Terowongan itu dibangun dengan dana bantuan dari Iran. Sebab, Iran sudah menjadi sekutu Hizbullah sejak lama. 

“Ini adalah jaringan (terowongan) bawah tanah yang terdiri dari beberapa tingkat yang digali jauh ke dalam tanah berbatu. Seluruh jaringan ini dibangun dengan pendanaan dan perencanaan penuh oleh rezim teror Iran selama lebih dari satu dekade,” jelas Defrin kepada awak media. 

2. Terowongan digunakan sebagai pusat komando Hizbullah

Terowongan bawah tanah.
ilustrasi terowongan bawah tanah Hizbullah (unsplash.com/Tom Wheatley)

Menurut Defrin, terowongan tersebut merupakan salah satu pusat komando Hizbullah. Jadi, Hizbullah menggunakan terowongan tersebut untuk mengontrol seluruh pasukannya di medan perang. Selain itu, Hizbullah juga menggunakan terowongan itu sebagai tempat penyimpanan senjata.

Oleh karena itu, fasilitas di dalamnya cukup lengkap. Ada infrastruktur air, listrik, perisai anti-tank, perisai anti-drone, ruang istirahat, kamar mandi, toilet, ruang operasi, dan dapur. “Terowongan bawah tanah tersebut berfungsi sebagai pusat komando dan kendali yang signifikan, tempat ratusan anggota Hizbullah ditempatkan," lanjut Defrin.

3. IDF sudah lama mengincar terowongan bawah tanah Hizbullah

IDF sedang bertugas di lapangan.
potret pasukan militer Israel (IDF) (flickr.com/Israel Defense Forces via commons.wikimedia.org/Israel Defense Forces)

Defrin menambahkan, IDF sebetulnya sudah lama merencanakan operasi militer untuk menemukan terowongan rahasia milik Hizbullah. Namun, operasi itu baru terealisasi sekarang. Sebelumnya, IDF sudah melakukan serangan udara ke Benteng Beaufort sebagai upaya menemukan terowongan Hizbullah. Namun, mereka baru berhasil menemukan terowongan itu saat melakukan operasi darat.

Sebelum melakukan penemuan terowongan Hizbullah, IDF sudah meminta izin ke Pemerintah Lebanon. Lebanon lantas mengizinkan operasi tersebut. Sebab, mereka mendukung upaya pelucutan senjata Hizbullah. Namun, di sisi lain, operasi tersebut mendapat kecaman keras dari Hizbullah. Sebab, milisi itu tidak ingin asetnya diganggu gugat oleh Israel.   

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More