Jakarta, IDN Times - Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati berharap masyarakat lebih percaya jika pihaknya memberi informasi mengenai peringatan dini atau prakiraan cuaca.
Hal ini terkait fenomena bencana di Indonesia, khususnya banjir yang menimpa beberapa titik di Jabodetabek. Menurutnya, sejak tanggal 23 Desember hingga 30 Desember 2019, peringatan dini itu sudah menginfokan mengenai cuaca ekstrem.
"Kami mencoba mendengar ke publik. (Tapi) publik masih mengira peringatan dini adalah perkiraaan, bukan prakiraan. Ini yang dipahami, padahal peringatan dini dari BMKG adalah prakiraaan," katanya di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta Pusat, Jumat (3/1).
