Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Israel Lancarkan Serangan Udara dan Artileri di Lebanon Selatan

2 min read
Israel Lancarkan Serangan Udara dan Artileri di Lebanon Selatan
Israel Defense Forces (Israel Defense Forces, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Militer Israel melancarkan serangan udara, peledakan rumah, artileri, dan tembakan senapan mesin di sejumlah distrik Lebanon selatan, termasuk Tyre, Nabatieh, Bint Jbeil, dan Sidon.
  • Di Al-Mansouri dan Majdal Zoun, Distrik Tyre, Israel meledakkan rumah-rumah dan menyerang dari udara; NNA tidak melaporkan korban dalam rangkaian serangan terbaru.
  • Meski ada kerangka penarikan pasukan yang ditandatangani pada Juni, serangan dan pendudukan Israel berlanjut; otoritas Lebanon mencatat 4.386 tewas, 12.413 terluka, serta lebih dari satu juta pengungsi sejak 2 Maret.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Militer Israel melanjutkan serangan di wilayah selatan Lebanon pada Kamis (1/10/2026). Rangkaian serangan tersebut mencakup operasi udara, peledakan sejumlah rumah, tembakan artileri, serta penyisiran dengan senapan mesin.

Berdasarkan laporan kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), serangan menyasar wilayah di Distrik Tyre, Nabatieh, Bint Jbeil, dan Sidon. Lembaga pemberitaan tersebut tidak melaporkan adanya korban akibat aksi militer tersebut.

  1. 1. Peledakan sejumlah rumah di wilayah Tyre

    Ilustrasi ledakan bom
    Ilustrasi ledakan bom (pexels.com/Edu Raw)

    Di Distrik Tyre, pasukan Israel meledakkan beberapa rumah yang sebelumnya telah dipasangi bahan peledak di Kota Al-Mansouri. Dentuman masif tersebut menimbulkan getaran kuat serta suara ledakan yang terdengar hingga ke Kota Tyre dan desa-desa di sekitarnya.

    Bersamaan dengan ledakan di darat, jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke kawasan Al-Mansouri. Militer Israel juga melakukan peledakan besar di kota lain dalam distrik yang sama, yakni Majdal Zoun.

  2. 2. Gempuran udara dan artileri di Nabatieh dan Bint Jbeil

    ilustrasi pesawat tempur
    ilustrasi pesawat tempur (U.S. Air Force, Public Domain, via Wikimedia Commons)

    Di Distrik Nabatieh, pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara malam hari ke pinggiran Zawtar al-Sharqiyah menuju arah Mayfadoun. Pesawat tempur mereka juga melancarkan serangan udara lanjutan di dekat area Scout City di pinggiran kota tersebut.

    Kawasan perbukitan Ali al-Taher di pinggiran Nabatieh al-Fawqa turut menjadi sasaran tembakan artileri Israel secara berkala. Sementara itu, pasukan Israel melepaskan rentetan tembakan penyisiran senapan mesin ke arah Kota Haddatha di Distrik Bint Jbeil, beriringan dengan pergerakan kendaraan militer di kawasan tersebut.

    Sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency, sebuah pesawat nirawak Israel juga terlihat terbang di ketinggian rendah di atas kawasan Zahrani di Distrik Sidon.

  3. 3. Kerangka penarikan pasukan dan eskalasi serangan

    Pasukan IDF lakukan operasi darat di Lebanon selatan
    Pasukan IDF lakukan operasi darat di Lebanon selatan (IDF Spokesperson's Unit, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

    Pemerintah Lebanon dan Tel Aviv sebelumnya menandatangani formula kerangka kerja yang didukung Amerika Serikat di Washington pada 26 Juni. Dokumen tersebut menetapkan penarikan bertahap tentara Israel dari wilayah Lebanon dan penempatan tentara Lebanon di wilayah yang ditinggalkan.

    Meskipun terdapat kesepakatan tersebut, serangan Israel ke Lebanon selatan tetap berlangsung dan Israel masih menduduki beberapa wilayah di selatan. Sebagian wilayah telah diduduki selama beberapa dekade, sementara wilayah lainnya dikuasai melalui perang serta operasi militer terkini.

    Dikutip dari Saba, agresi Israel sejak 2 Maret terus menargetkan kota-kota, desa, dan fasilitas sipil di Lebanon. Menurut data otoritas Lebanon yang dilansir Anadolu, rentetan serangan militer itu telah menewaskan sedikitnya 4.386 orang, melukai 12.413 orang, serta menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More