Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kepala BNPB Kristomei Bakal Cek Ulang Data Karhutla 639,23 Hektare

1 min read
Kepala BNPB Kristomei Bakal Cek Ulang Data Karhutla 639,23 Hektare
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Kepala BNPB Kristomei Sianturi akan memeriksa ulang data luas karhutla yang sebelumnya dilaporkan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.
  • Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data Sistem Pemantauan Karhutla SiPongi, pemantauan satelit NASA, serta menilai dampak kebakaran berdasarkan data tersedia.
  • Laporan sebelumnya menyebut kebakaran yang masih ditangani satgas di enam provinsi mencapai 639,23 hektare; BNPB menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas penanganan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi akan memeriksa ulang data luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaporkan sebelumnya dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Pasti dong. Kan tadi saya bilang saya konsolidasi internal dulu, saya cek dulu data fakta yang ada saat ini," katanya usai dilantik sebagai Kepala BNPB di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Kristomei mengatakan, pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan data dari Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) dan hasil pemantauan satelit NASA. BNPB juga akan memeriksa dampak kebakaran berdasarkan data yang tersedia.

"Berapa sih luasan yang sebenarnya itu. Kan itu bisa dihitung gitu lho. Dan dampaknya apa gitu lho," ujar dia.

Namun, Kristomei menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas dalam penanganan bencana. Dia menekankan penanganan karhutla dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

Kepala BNPB yang sebelumnya, Suharyanto melaporkan kepada Prabowo pada Selasa (13/10/2026), luas lahan yang masih terbakar dan ditangani satuan tugas di enam provinsi mencapai 639,23 hektare.

"Yang terbakar yang masih ditangani oleh satgas di lapangan jumlahnya adalah 639,23 hektare," ujar Suharyanto dalam laporannya yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Share Article
    Editorial Team

    Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

    Related Articles

    See More