Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memperkuat ekosistem inovasi melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah (Pemda), sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat. (Dok. Kemendagri)
Yusharto juga menjelaskan, pihaknya terus mendorong kemitraan antara Pemda dan perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi hilirisasi inovasi. Salah satu implementasinya dilakukan melalui kolaborasi dengan Universitas Cenderawasih yang melibatkan lebih dari seribu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menginisiasi inovasi di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam pembekalan tersebut, BSKDN memperkenalkan lebih dari 200 inovasi daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk inovasi asal Kabupaten Bantul, sebagai referensi bagi mahasiswa dalam mengembangkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.
"Kemarin kami dengan Universitas Cenderawasih melepas seribu lebih mahasiswa KKN yang kita bekali sekitar 200-an lebih inovasi dari seluruh Indonesia, termasuk dari Bantul, untuk dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Demikian ini salah satu bentuk hilirisasi agar budaya inovasi berkembang luas," ungkapnya.