Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau kerap disapa Gus Yahya, meminta siapa saja tidak menggunakan NU sebagai modal politik dalam Pemilu 2024. Yaqut mengatakan setiap calon seharusnya percaya pada kemampuannya sendiri.
"Walaupun orang NU ndak boleh menggunakan identitas NU sebagai modal politik, dia harus punya kredibilitasnya sendiri, harus punya prestasinya sendiri, dia harus punya tawarannya sendiri, bukan hanya sekadar mengandalkan asal NU saja," ujar Yahya di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (25/5/2023).
