Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung Kemenkes, Kamis (10/10/2024). (youtube.com/Kementerian Kesehatan RI)
Andi mengatakan, sejak awal menjabat sebagai presiden, SBY memilih tidak membawa telepon seluler. Jika ingin menghubungi seseorang, termasuk para menteri, SBY menggunakan telepon dinas yang dipegang ajudan.
"Memang dari dulu beliau nggak pernah pegang hape, kan yang pegang ajudan, Ibu Ani. Kan ada hape HP dinas, yang pegang itu ajudan. Jadi kalau presiden mau bicara dengan siapa, lewat ajudan. Misalnya menelepon menteri, mau minta, mau nanya langsung kepada menteri ini menteri itu. Itu ajudan yang pegang handphone lalu diminta, tolong telpon, teleponkan menteri ini bicara sama presiden. Jadi presiden sendiri nggak pegang HP," kata Andi kepada IDN Times, dikutip Senin (29/6/2026).
Ia mengatakan, telepon seluler pribadi justru dipegang Ani Yudhoyono. Karena nomor tersebut diketahui banyak pihak, tidak sedikit permintaan bertemu dengan presiden yang disampaikan melalui Ani.
"Nah tapi Ibu Ani pegang HP. Ibu Ani itu HP-nya Bu Ani sendiri. Dan entah kenapa banyak yang tahu. Jadi kadang-kadang bisa lewat Ibu Ani juga, Bu Ani bilang ini ada ini mau ketemu, biasanya kalau yang lewat Ibu Ani tuh aktivis perempuan, organisasi perempuan. Kowani misalnya, ingin ketemu. IWAPI ingin ketemu, ataupun juga misalnya tokoh-tokoh tertentu," ujarnya.