Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi mulai dibersihkan jelang Imlek 2025.
Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi mulai dibersihkan jelang Imlek 2025. (IDN Times/Imam Faishal)

Intinya sih...

  • Klenteng Hok Lay Kiong membersihkan patung dewa dewi dan altar menjelang Imlek 2026.

  • Umat Tionghoa membantu pemasangan lampion untuk menerangi jalan hidup selama satu tahun ke depan.

  • Ketua Yayasan Pancaran Tridharma berharap agar Indonesia tidak banyak musibah di tahun Kuda ini.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Klenteng Hok Lay Kiong yang berlokasi di Jalan Kenari 1, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai melakukan persiapan jelang Imlek 2026, Minggu (8/2/2026).

Perayaan Imlek 2577 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Berdasarkan kalender Tionghoa, Tahun Baru Imlek 2577 disebut Kongzili dengan Shio Kuda Api.

Pantauan IDN Times, terlihat sejumlah petugas Klenteng membersihkan patung dewa dewi hingga altar untuk menaruh patung dewa dewi tersebut.

"Jadi menjelang Hari Raya Imlek ada sebuah tradisi bebersih gitu kan. Tradisi Tionghoa ini mirip-mirip dengan Lebaran Betawi, bersih-bersih rumah menjelang Lebaran gitu kan. Ya, sama juga di Kelenteng juga gitu. Bebersih, semua altarnya dibersihkan," kata Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan.

1. Dibersihkan saat dewa dewi ke langit

Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi mulai dibersihkan jelang Imlek 2025. (IDN Times/Imam Faishal)

Ronny menyampaikan, pembersihan itu dilakukan saat dewa dewi sedang berada di langit. Menurut Ronny, pembersihan juga dilakukan ketika hari biasa, namun tidak sedetail menjelang Imlek.

"Dipercaya bahwa pada hari ini dewa-dewanya sedang naik ke langit. Kemudian kita membersihkan altar tempat persembayangannya. Supaya nanti menjelang pergantian tahun Imlek bisa berjalan dengan sempurna lah. Bersih, rapih," jelasnya.

Dia juga menyampaikan, puluhan umat Tionghoa juga ikut kegiatan bebersih di Klenteng jelang imlek tersebut.

"Mereka (umat) berdatangan, tidak diundang, ingin bersama-sama membantu membersihkan. Ada yang bawa pewangi, ada yang bawa hairdryer, dan lain-lain, semua datang," katanya.

2. Pemasangan lampion

Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi mulai dibersihkan jelang Imlek 2025. (IDN Times/Imam Faishal)

Selain membersihkan patung, sejumlah umat juga mulai memasang lampion di lingkungan Klenteng. Pemasangan lampion itu dipercaya agar jalan hidup selama satu tahun ke depan dapat diberikan penerangan.

"Selama satu tahun ke depan, supaya ada penerangan. Supaya kalau ada bahaya, ada bencana, dan lain sebagainya, bisa kita lebih waspada, istilahnya jalan hidup menjadi lebih terang," jelas Ronny.

3. Berharap tak banyak musibah

Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi mulai dibersihkan jelang Imlek 2025. (IDN Times/Imam Faishal)

Ronny berharap, di tahun Kuda ini tidak banyak bencana yang menimpa Indonesia. Dan masyarakat mendapatkan kekuatan hebat untuk menjalani kehidupannya masing-masing.

"Harapannya, Indonesia nggak banyak musibah. Harapannya ekonomi bisa tambah pulih. Selingi dengan maknanya kuda, kuda itu kan kuat, perkasa. Dipakai untuk bekerja, narik kereta, narik apa, pakai kuda. Di tengah-tengah cobaan dan lain-lain, ya kita berharap kita diberikan kekuatan semuanya untuk melalui itu," harapnya.

"Hidup boleh keras, cobaan boleh datang. Tapi nudah-mudahan kita diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa," tambah Ronny.

Editorial Team