Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kolaborasi Lintas Negeri Pulihkan Ruang Belajar MIN 4 Aceh Tamiang
MIN 4 Aceh Tamiang direnovasi pasca bencana/ dok HI
  • Banjir besar di Aceh Tamiang merusak ratusan sekolah, termasuk MIN 4 yang terendam hingga atap dan sempat menghentikan kegiatan belajar mengajar.
  • Human Initiative, Pemkab Aceh Tamiang, dan Songs for Sumatra berkolaborasi memulai renovasi sekolah dengan dukungan dana dari diaspora dan berbagai donor internasional.
  • Renovasi ditargetkan selesai dalam tiga bulan mencakup 13 ruang kelas serta fasilitas pendukung, sebagai langkah pemulihan pendidikan pascabanjir bagi siswa MIN 4 Aceh Tamiang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
26 November 2025

Banjir bandang dahsyat melanda Aceh Tamiang akibat curah hujan ekstrem yang menyebabkan Sungai Tamiang meluap dan menenggelamkan sejumlah wilayah.

beberapa waktu lalu

Banjir yang terjadi di Aceh Tamiang berdampak luas pada sektor pendidikan, termasuk merusak 439 bangunan sekolah dan menghentikan kegiatan belajar di MIN 4 Aceh Tamiang.

9 April 2026

Human Initiative bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan tim Songs for Sumatra memulai kick off renovasi MIN 4 Aceh Tamiang sebagai langkah awal pemulihan ruang belajar.

kini

Upaya pemulihan terus berjalan dengan target renovasi tiga bulan untuk memulihkan fasilitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi siswa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Renovasi dan pemulihan ruang belajar MIN 4 Aceh Tamiang dilakukan setelah sekolah tersebut rusak berat akibat banjir besar yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025.
  • Who?
    Kegiatan ini melibatkan Human Initiative, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, serta tim Songs for Sumatra dengan dukungan donor dari diaspora di Eropa dan Jepang.
  • Where?
    Lokasi kegiatan berada di MIN 4 Aceh Tamiang, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
  • When?
    Kick off renovasi dimulai pada Kamis, 9 April 2026, sementara banjir yang menyebabkan kerusakan terjadi pada Rabu, 26 November 2025.
  • Why?
    Pemulihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang belajar yang sempat terhenti akibat banjir dan memastikan siswa dapat kembali belajar dalam kondisi aman serta layak.
  • How?
    Program dilaksanakan melalui kolaborasi lintas negara dengan penggalangan dana konser di London dan target renovasi tiga bulan mencakup ruang kelas serta fasilitas pendukung sekolah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sekolah MIN 4 Aceh Tamiang rusak karena banjir besar, airnya sampai ke atap. Anak-anak tidak bisa belajar di kelas dan pindah ke tempat darurat. Sekarang banyak orang bantu perbaiki sekolah itu. Ada dari pemerintah, Human Initiative, dan teman-teman dari luar negeri juga. Mereka mau bikin sekolah bagus lagi supaya anak-anak bisa belajar dengan senang dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Banjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu berdampak luas, termasuk pada sektor pendidikan. Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mencatat 439 bangunan sekolah mengalami kerusakan. Salah satu yang terdampak cukup berat adalah MIN 4 Aceh Tamiang di Kecamatan Rantau.

Kerusakan membuat proses belajar mengajar sempat terhenti. Air merendam bangunan sekolah hingga ke bagian atap, memaksa kegiatan belajar dipindahkan ke ruang darurat setelah proses pembersihan dilakukan.

Upaya pemulihan kini mulai berjalan. Human Initiative bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang serta perwakilan tim Songs for Sumatra memulai kick off renovasi sekolah pada Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal penataan kembali ruang belajar agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.

1. Kolaborasi berbagai pihak

MIN 4 Aceh Tamiang direnovasi pasca bencana/ dok HI

Program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Songs for Sumatra menginisiasi penggalangan dana melalui konser di London. Dukungan juga datang dari diaspora Human Initiative di Eropa, Jepang, serta sejumlah donor lainnya.

“Solidaritas yang begitu besar muncul di semua lini, tidak pandang itu siapa mereka. Untuk itu kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk bersama-sama mengembalikan harapan dan ruang belajar yang layak bagi anak-anak di Aceh Tamiang,” ujar Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati.

2. Renovasi ditargetkan tiga bulan

Warga membawa logistik donasi dari para relawan di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Renovasi ditargetkan berlangsung selama tiga bulan, mencakup 13 ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, mushola, UKS, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

"Kami harap program ini berjalan dengan lancar dan juga menjadi pendukung untuk pemulihan pendidikan yang lebih baik, aman, dan bermanfaat bagi peningkatan pendidikan dan masa depan generasi muda Aceh Tamiang,” ucap Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail.

3. Upaya pemulihan dari bencana

Kondisi pemukiman di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pasca banjir, Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Sebelumnya, dukungan awal diberikan melalui pembersihan lingkungan sekolah dan penyediaan ruang belajar darurat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama mempercepat pemulihan kegiatan pendidikan pascabanjir.

Diketahui banjir bandang dahsyat meluluhlantakkan Aceh Tamiang pada Rabu, 26 November 2025. Bencana hidrometeorologi dipicu oleh curah hujan ekstrem selama berhari-hari yang menyebabkan Sungai Tamiang meluap dengan volume air terbesar dalam beberapa dekade terakhir dan menenggelamkan sejumlah wilayah.

Editorial Team