Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Jumat (30/1/2026). Tersangka dugaan korupsi itu akan diperiksa dalam kasus haji di Kementerian Agama.
"Benar, pada hari ini KPK menjadwalkan pemanggilan kepada Saudara YCQ, mantan Menteri Agama 2020-2024, dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2023-2024. Pemeriksaan hari ini dalam kapasitas sebagai saksi," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Jumat (30/1/2026)
KPK telah memeriksa tersangka lain dalam kasus ini yaitu mantan Staf Khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex. KPK juga telah memeriksa bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyur dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
KPK dalam kasus ini telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan Staf Khususnya, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex.
Yaqut dan Gus Alex disangka melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi. Pasal ini mengatur adanya kerugian negara dari korupsi yang dilakukan.
Meski begitu, KPK belum mengungkapkan total kerugian negara dalam perkara ini. Sebab, hal itu masih dalam tahap finalisasi Badan Pemeriksa Keuangan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
KPK Panggil Eks Menang Yaqut di Kasus Haji Hari Ini

Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tiba di KPK, Jakarta, Senin (1/9/2025).
Take a Deeper Read
Curated For You
- Hitung Kerugian Negara di Kasus Haji, KPK Periksa Eks Stafsus Yaqut29 Jan 2026, 13:19 WIB
Editorial Team
EditorSatria Permana
Related Article
Drone Hantam Kamp Pengungsian di Ethiopia, 15 Orang Tewas31 Oct 2026, 23:31 WIB
Prabowo Beri Taklimat Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang31 Oct 2026, 23:29 WIB
Houthi Serang Lagi Istana Kepresidenan Yaman31 Oct 2026, 23:10 WIB
Ada 90 Unit SPKLU di Lampung, Kemudahan Trip Planner dan Antre EV31 Oct 2026, 23:03 WIB
Pemuda Masjid Dunia Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di NTT dan Sumatra31 Oct 2026, 22:46 WIB
Siapa Saja Negara Penyumbang Dana PBB Terbesar? AS Memimpin31 Oct 2026, 22:43 WIB
PKB Sebut Putusan MA dan MK soal Ijazah Gibran Jadi Rujukan Sikap Politik di DPR31 Oct 2026, 22:42 WIB
Libya Timur Tutup Perbatasan untuk Warga Iran dan Afghanistan31 Oct 2026, 22:31 WIB
Pakai Almamater UBSI di Acara Sumpah Pemuda Bundaran HI, Sari Minta Maaf31 Oct 2026, 22:22 WIB
Brasil Duga Ada Keterlibatan Argentina Bantu Flavio Bolsonaro Kabur31 Oct 2026, 22:09 WIB
Bebas Denda hingga Pajak Progresif, Pemutihan PKB Sumut31 Oct 2026, 22:08 WIB
Sukses Hilirisasi Riset ke Industri, Rektor Itera Raih Inovator Award31 Oct 2026, 22:02 WIB
BNPB Bersih-Bersih Usai OTT KPK, Kristomei Soroti Tata Kelola Anggaran31 Oct 2026, 22:00 WIB
Peradi Profesional Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Advokat31 Oct 2026, 21:48 WIB
KM Lawit Tabrak Pelabuhan, PELNI Minta Maaf dan Refund Tiket Penumpang31 Oct 2026, 21:47 WIB
Gunung Anak Krakatau 31 Oktober 2026 Malam Erupsi 14 Kali31 Oct 2026, 21:26 WIB
Arab Saudi Serang Komplek Perumahan di Yaman, 12 Orang Tewas31 Oct 2026, 21:21 WIB
Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro: Raffi Ahmad dan Willie Salim Diundang31 Oct 2026, 21:11 WIB
Vokal Bela Palestina, Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris31 Oct 2026, 21:09 WIB
Swasta Digandeng Bangun Pabrik Es untuk Perikanan Nias31 Oct 2026, 21:08 WIB