Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menilai, selain aspek teknis dan pertahanan, nilai sejarah KRI Ki Hajar Dewantara perlu menjadi pertimbangan pemerintah sebelum kapal tersebut dijual.
Dave menegaskan, KRI Ki Hajar Dewantara memiliki sejarah panjang dalam pendidikan dan pembentukan personel TNI AL. Karena itu, apabila hasil kajian memang dinilai sudah tidak lagi diperlukan secara operasional, proses pemindahtangannya tetap harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi negara.
"Selain aspek teknis dan pertahanan, menurut saya, nilai sejarah KRI Ki Hajar Dewantara juga perlu menjadi pertimbangan," kata Dave kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
