Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden ke-6, Try Sutrisno, wafat pada Senin (2/3/2026) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Meski demikian, pandangan dan kritik Try dipandang tetap relevan hingga saat ini.
Salah satu yang pernah berinteraksi langsung adalah Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini. Dia mengaku, setiap bertemu Try saling menyapa dengan senyum.
"Kalau kami bertemu, meskipun tidak saling bersahabat dekat, beliau menepuk-nepuk punggung saya seakan sudah kenal lama," ujar Didik dalam keterangan tertulis, Senin.
Gestur menepuk-nepuk punggung, kata dia, sudah terjadi berkali-kali di dalam berbagai forum. Itu sebabnya pula Didik kerap memperhatikan gagasan-gagasan Try yang dilontarkan di publik baik pada masa orde baru maupun reformasi. Salah satu pandangan Try yang diingatnya disampaikan di acara Pembinaan Ideologi Pancasila Dalam Rangka Peringatan 80 Tahun Membumikan Pancasila dan Peluncuran Pancasila Virtual Expo 2025 di Universitas Indonesia (UI) pada Juli 2025 lalu.
"Di momen itu Try menyampaikan kehidupan bangsa Indonesia saat ini cenderung berkarakter liberal sehingga mengikis moral serta etika kehidupan sesuai Pancasila," kata dia.
