Jakarta, IDN Times - Sudarsih tidak pernah menyangka, Kamis, 27 Agustus 2026 menjadi malam terakhir dia melihat sosok suaminya, Bambang Setiyawan (59). Suara Bambang saat pamit untuk mematikan lampu toko terngiang meski raganya sudah tidak ada di sisinya lagi.
"Mau matin lampu," ucap Bambang malam itu.
Tapi tak disangka, langkah Bambang untuk mematikan lampu toko kaca miliknya di Pejompongan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang tidak jauh dari rumahnya berujung tragis.
Bambang tewas setelah diduga dianiaya bahkan diseret hingga tengah jalan oleh sejumlah orang tak dikenal.
Bambang menjadi korban saat kericuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI meluas hingga ke Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, Kamis malam.
