Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KSAL Ungkap Alasan Kapal Induk RI Pertama Garibaldi Dinamai KRI Sriwijaya
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya. (IDN Times/Yosafat)
  • ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 setelah diserahterimakan kepada Indonesia.

  • Nama Sriwijaya dipilih karena merujuk pada kerajaan maritim besar dan tertua dalam sejarah Nusantara.

  • KRI Sriwijaya-100 memperkuat TNI AL serta diproyeksikan mendukung penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?
Vote Now
sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi

Sriwijaya berkembang sebagai salah satu kekuatan maritim penting di Asia Tenggara.

sekitar 25 hari

Kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi menempuh pelayaran menuju Indonesia dengan jarak sekitar 6.870 mil laut.

Kamis (24/9/2026)

Prosesi pergantian bendera digelar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Prosesi dilanjutkan dengan shipnaming dan pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100.

Kini

Kapal tersebut mengemban nama KRI Sriwijaya-100 dengan bendera Merah Putih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?
Vote Now
  • What?
    ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 setelah diserahterimakan kepada Indonesia.
  • Who?
    Angkatan Laut Italia, TNI Angkatan Laut, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto terlibat dalam prosesi tersebut.
  • Where?
    Prosesi berlangsung di atas geladak kapal yang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • When?
    Kamis (24/9/2026).
  • Why?
    Nama Sriwijaya dipilih karena merupakan kerajaan maritim tertua dan besar dalam sejarah Nusantara.
  • How?
    Bendera Italia diturunkan dan digantikan bendera Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan shipnaming serta pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?
Vote Now

Kapal besar dari Italia sudah menjadi milik Indonesia dan namanya diganti menjadi KRI Sriwijaya-100. Bendera Italia diturunkan, lalu bendera Merah Putih dipasang. KSAL Muhammad Ali menjelaskan nama itu diambil dari kerajaan maritim Sriwijaya. Sekarang kapal itu menjadi bagian dari TNI Angkatan Laut dan dapat membantu operasi serta bencana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?
Vote Now

Penamaan KRI Sriwijaya-100 menghubungkan modernisasi alutsista dengan sejarah kemaritiman Indonesia. Kapal ini menambah unsur kekuatan TNI AL, memperkuat Sistem Senjata Armada Terpadu, serta diproyeksikan mendukung penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan. Penggunaan nama Sriwijaya juga membawa simbol sejarah kekuatan maritim Nusantara dalam modernisasi armada TNI AL.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100, setelah diserahterimakan kepada Indonesia. Kapal tersebut kini menjadi bagian dari jajaran TNI Angkatan Laut (AL) dan menyandang bendera Merah Putih.

Prosesi pergantian bendera atau reflagging digelar di atas geladak kapal yang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). Upacara dipimpin Chief of Staff Italian Navy Admiral Giuseppe Berutti Bergotto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Setelah bendera Italia diturunkan dan digantikan bendera Indonesia, prosesi dilanjutkan dengan shipnaming, serta pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

1. Nama Sriwijaya dipilih karena kerajaan maritim besar Nusantara

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya. (IDN Times/Yosafat)

KSAL menjelaskan, pemberian nama Sriwijaya bukan keputusan administratif semata. Nama tersebut dipilih karena Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan maritim tertua dan besar dalam sejarah Nusantara.

"Jadi tadi di dalam upacara sebenarnya dibacakan kenapa disebutkan, kenapa dinamakan KRI Sriwijaya. KRI Sriwijaya ini adalah eh Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," ujar Ali.

Menurut Ali, Sriwijaya memiliki rekam sejarah sebagai kekuatan maritim yang membawa kejayaan Nusantara pada masa lalu. Karena itu, penggunaan nama tersebut diharapkan dapat menjadi simbol untuk menghidupkan kembali kejayaan maritim Indonesia.

"Dan itu membawa kejayaan kemaritiman di era masa lalu. Nah ini harapannya dengan penamaan itu kita akan mengembalikan keemasan atau kejayaan kemaritiman Nusantara seperti yang lalu ya. Itu kira-kira," kata dia.

2. Penamaan kapal induk mengacu pada kerajaan maritim Nusantara

Kapal Giuseppe Garibaldi ketika tiba di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara. (IDN Times/Santi Dewi)

Sementara, narator upacara menjelaskan, dalam tradisi TNI AL, pemberian nama kapal perang memiliki aturan dan kategori tertentu. Landasan formalnya tercantum dalam Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut.

Berdasarkan ketentuan tersebut, kapal perang diberi nama sesuai kategori jenis dan fungsinya. Untuk kapal induk, penamaan merujuk pada kerajaan-kerajaan maritim besar Nusantara, seperti Sriwijaya dan Majapahit.

Sriwijaya dikenal sebagai salah satu kekuatan maritim penting di Asia Tenggara. Kerajaan yang berpusat di sekitar Palembang tersebut berkembang sejak sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi.

Posisi geografisnya yang strategis membuat Sriwijaya memiliki peran penting dalam jaringan perdagangan dan pelayaran, terutama di kawasan Selat Malaka. Pengaruhnya menjangkau sejumlah wilayah di Sumatra, Semenanjung Malaya, Jawa, dan kawasan Asia Tenggara lainnya.

Jejak sejarah Sriwijaya antara lain diketahui melalui catatan perjalanan pendeta Tiongkok I-Tsing serta sejumlah prasasti, seperti Prasasti Kedukan Bukit dan Talang Tuo.

3. KRI Sriwijaya menjadi simbol kejayaan maritim Indonesia

Kapal Giuseppe Garibaldi ketika tiba di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara. (IDN Times/Santi Dewi)

Pemberian nama Sriwijaya pada kapal induk eks-Italia tersebut, juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dengan sejarah kemaritiman Indonesia.

Kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi itu telah menempuh pelayaran sekitar 25 hari menuju Indonesia dengan jarak sekitar 6.870 mil laut. Dalam perjalanan, kapal melintasi Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia, serta singgah di Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka, untuk kebutuhan logistik, pengisian bahan bakar, dan dukungan teknis.

Kini, kapal tersebut mengemban nama KRI Sriwijaya-100 dengan bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan dan pengabdian kepada Indonesia.

Kehadiran KRI Sriwijaya-100 tidak hanya menambah unsur kekuatan TNI AL, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). Kapal ini juga diproyeksikan mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.

Dengan nama Sriwijaya, kapal induk tersebut sekaligus membawa simbol sejarah kekuatan maritim Nusantara ke dalam modernisasi armada TNI AL.

Ikut pilih nama kapal yang paling bersejarah

Nama kerajaan maritim apa yang cocok untuk kapal induk?

See More
Sriwijaya
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Majapahit

Curated For You

Editorial Team

Related Article