Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laptop Pinjaman Bawa Rangga Erlangga Dapat Penghargaan NASA
Rangga Erlangga (kiri) dan kakak sepupunya, Abdul Rahman Edi Putra (kanan). (Imam Faishal)
  • Rangga Erlangga, siswa kelas X SMK Bina Patriot Cikarang, mendapat apresiasi NASA setelah melaporkan celah Broken Link Hijacking melalui Bugcrowd.

  • Ketertarikan Rangga pada keamanan siber dimulai sejak kelas IX SMP lewat belajar otodidak dan kursus online, termasuk saat menggunakan laptop pinjaman saudara.

  • Selain NASA, Rangga melaporkan temuan pada sejumlah situs pemerintah dan menerima sertifikat; setelah viral, ia memperoleh laptop dari kepala desa serta beasiswa sekolah setahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kelas IX SMP

Rangga mulai tertarik pada keamanan siber setelah melihat pemberitaan tentang peretasan situs dan penyalahgunaan data pribadi.

kelas 3 SMP

Ia mulai belajar cara kerja dan pengamanan website secara mandiri.

kelas 9

Rangga mulai mengikuti kursus keamanan siber.

2024 bulan Februari

Rangga menyebut mulai belajar komputer pada periode ini.

dua hari

Tim keamanan NASA merespons laporan Rangga yang dikirim melalui platform Bugcrowd.

3 minggu

Tautan media sosial tidak aktif yang dilaporkan Rangga sudah dihapus. Setelah ia menindaklanjuti laporan, NASA memberikan apresiasi berupa sertifikat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rangga Erlangga memperoleh apresiasi berupa sertifikat dari NASA setelah melaporkan celah Broken Link Hijacking pada tautan media sosial yang terhubung ke situs NASA.
  • Who?
    Rangga Erlangga, siswa kelas X SMK Bina Patriot di Cikarang, melaporkan temuannya melalui Bugcrowd; tim keamanan NASA memvalidasi laporan tersebut.
  • Where?
    Celah ditemukan pada tautan media sosial terkait situs NASA. Rangga belajar dan menjalankan pelaporan dari Cikarang, Kabupaten Bekasi, menggunakan laptop pinjaman milik saudaranya.
  • When?
    Rangga mulai belajar keamanan siber pada Februari 2024 saat kelas IX SMP. NASA merespons laporannya dalam dua hari, dan tautan tersebut hilang setelah sekitar tiga minggu.
  • Why?
    Rangga melaporkan tautan tidak aktif karena akun dapat didaftarkan ulang dan berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu yang mengatasnamakan NASA.
  • How?
    Ia menemukan tautan memakai teknik Google Dorking, lalu mengirim laporan melalui Bugcrowd. Platform itu meneruskan laporan kepada NASA untuk divalidasi oleh tim keamanannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rangga Erlangga, anak SMK dari Cikarang, suka belajar menjaga website supaya tidak mudah dibobol. Ia memakai laptop pinjaman saudara. Rangga menemukan tautan media sosial NASA yang sudah tidak aktif dan melapor. NASA memberi sertifikat. Sekarang Rangga juga dapat laptop, beasiswa sekolah, dan ingin kerja di bidang keamanan komputer.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perjalanan Rangga menunjukkan bahwa rasa ingin tahu, belajar mandiri, dan pelaporan yang bertanggung jawab dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi keamanan digital. Dengan memanfaatkan kursus daring dan laptop pinjaman, ia memperoleh pengakuan atas temuannya, sekaligus mendapat dukungan berupa beasiswa sekolah dan perangkat belajar untuk melanjutkan minatnya di bidang teknologi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketertarikan terhadap dunia teknologi bisa tumbuh dari rasa ingin tahu sederhana. Hal itu pula yang dialami Rangga Erlangga, siswa kelas X SMK Bina Patriot, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Berawal dari keinginan memahami cara kerja sebuah situs website, Rangga kini berhasil menarik perhatian tim keamanan National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Rangga mendapat apresiasi dari NASA setelah menemukan celah keamanan pada tautan media sosial yang terhubung dengan situs lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut. Temuan itu dilaporkan melalui platform Bugcrowd hingga akhirnya mendapat respons dan validasi dari tim keamanan NASA.

Kisah Rangga tersebut diceritakan dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. Dalam wawancara itu, dia menyampaikan perjalanan belajar keamanan siber atau cyber security, proses menemukan celah keamanan, hingga cita-citanya berkarier di bidang teknologi.

Rangga mengaku mulai tertarik mempelajari keamanan siber ketika masih duduk di bangku kelas IX SMP. Ketertarikan tersebut muncul setelah ia melihat berbagai pemberitaan mengenai situs web yang diretas dan penyalahgunaan data pribadi.

"Saya mempunyai ketertarikan di bidang keamanan cyber security," ujar Rangga memperkenalkan dirinya.

Rasa ingin tahunya kemudian berkembang menjadi keinginan untuk memahami cara kerja situs web sekaligus mengetahui bagaimana sistem tersebut dapat dilindungi dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Awal belajar itu dari kelas 3 SMP, pengen tahu bagaimana cara kerja website dan bagaimana cara mengamankan sebuah website agar lebih aman gitu, agar tidak gampang juga dibobol orang yang tidak bertanggung jawab," ucap dia.

Berikut wawancara khusus IDN Times dengan Rangga Erlangga!

Rangga itu siapa sih dan sosoknya seperti apa? Bisa diceritakan?

Halo, perkenalkan nama saya Rangga Erlangga, siswa dari SMK Bina Patriot asal dari Cikarang. Saya mempunyai ketertarikan di bidang keamanan cyber security.

Sejak kapan Rangga punya mulai tertarik ke cyber security? Apakah jurusan sekolahnya sama?

Gak, awalnya ingin belajar. Awal belajar itu dari kelas 3 SMP, pengen tahu bagaimana cara kerja website dan bagaimana cara mengamankan sebuah website agar lebih aman, agar tidak gampang juga dibobol orang yang tidak bertanggung jawab.

Berarti awalnya itu belajar di YouTube atau ada kursus?

Belajar otodidak juga sama ikut kursus.

Kursusnya berarti mulai dari kelas 9 itu?

Ya, awal dari kelas 9.

Itu kursusnya khusus cyber security atau semua bahasa pemrograman?

Kursus cyber security doang

Tapi mulai belajar komputer itu dari kapan selain cyber security?

Baru kemarin sih, Pak, kalau belajar komputer, belum lama.

Berarti kalau dari SMP kelas 1 ada pelajaran komputer atau gimana?

Kalau SMP tidak ada belajar komputer, Pak. Saya memang niat juga kan belajar, terus saya lihat dari YouTube belajar sedikit-sedikit, soalnya di SMP itu tidak ada jurusan seperti komputer.

Rangga di rumah berapa bersaudara dan ibu sama ayahnya pekerjaannya apa?

Saya tiga bersaudara, saya anak terakhir. Ayah kerja sebagai kuli bangunan dan ibu sudah tidak ada.

Berarti tinggal sama ayah dan tiga dan dua saudaranya gitu, ya?

Kalau tinggal sama uwa.

Kalau untuk belajar komputer, itu memang permintaan Rangga sendiri atau diarahkan sama orangtua?

Memang kemauan sendiri, sih.

Mulai belajarnya itu tepatnya tahun berapa?

2024 bulan Februari kalau gak salah.

Awal mulanya Rangga tertarik ke cyber security, itu awalnya dari film atau dari mana?

Banyak berita-berita sih kayak website kena bobol, terus data pribadi disalahgunakan, seperti ada orang yang tidak bersalah. Kayak ada kemarin berita tentang data pribadi disalahgunakan. Nah, di situ saya ingin belajar cyber security, ingin website tuh agar lebih aman.

Ini tiba-tiba terus masuk ke NASA, kamu mencoba ingin tahu nih kalau NASA tuh website-nya aman atau tidak tuh gimana sih caranya? Padahal kan baru belajar setahun lalu, kan?

Awalnya sih iseng, lihat-lihat teman kan dapat dari NASA, lalu saya carilah pakai teknik Google Dorking. Nah, di situ saya nemu tuh kayak link sosial media yang sudah tidak aktif. Nah, saya bisa daftarkan ulang dan kalau tidak diperbaiki, malah nanti kalau ada orang lain yang tidak bertanggung jawab bisa disalahgunakan seperti menyebarkan informasi palsu mengatasnamakan NASA.

Itu ngasih tahu NASA-nya pakai email atau gimana?

Lapornya itu lewat platform, namanya Bugcrowd. Nanti saya submit laporan ke Bugcrowd, Bugcrowd-nya itu akan menyampaikan ke NASA. Nanti tim keamanan NASA-nya itu akan memvalidasi temuan tersebut.

Itu yang ditemukan Rangga itu apa tuh, celah yang kurangnya?

Namanya itu Broken Link Hijacking. Seperti link media sosial yang sudah tidak aktif dan ketika ada orang yang mengeklik tautan tersebut akan mengarahkan ke akun saya, bukan ke akun milik NASA.

Responsnya berapa lama dari sejak laporan?

Saya lapor, responsnya itu dua hari. Nah, setelah saya cek kembali 3 minggu, 3 minggunya itu link tautan tersebut sudah tidak ada, lalu saya follow-up, dan NASA, tim NASA memberikan apresiasi.

Apresiasinya bagaimana? Apakah mendapat hadiah berupa uang atau hanya sertifikat?

Hanya sertifikat.

Kembali lagi soal kursus, biayanya berapa?

Itu tuh kalau enggak salah dulu 50 sih sekali daftar. Itu lagi ada diskon.

Apa saja yang diajarin di cyber security di tempat kursus?

Itu kayak langsung praktik ke website sih, Pak, langsung cari celah keamanan secara Zoom seperti ini, daring gitu. Kursusnya online.

Infonya Rangga pinjam laptop, itu laptop siapa?

Itu laptop saudara.

Oh, berarti setiap kursus minjam laptop?

Iya, minjam laptop saudara.

Setelah Rangga viral, dapat penghargaan dari NASA. Apakah ada bantuan-bantuan?

Dapat dari sekolah berupa beasiswa dan dari kepala desa memberikan laptop.

Dari kepala desa laptopnya speknya yang gahar atau anak sekolah?

Spek anak sekolah.

Dari sekolah beasiswanya apa saja? Bebas biaya sampai lulus atau gimana?

Itu sampai satu tahun aja.

Selain NASA, apa website yang Rangga telusuri yang masih lemah?

Pemerintah. Website-website pemerintah kebanyakan seperti ada kebocoran data, seperti NPWP, NIK, dan KTP, nomor HP, dan email, alamat juga.

Itu Rangga sudah melaporkan belum?

Sudah.

Apakah ada respons dari lembaga tertentu?

Ada. Dapat sertifikat juga dari pemerintah.

Dari mana saja?

Dari Provinsi Sulawesi Tengah sama DKI Jakarta. Yogyakarta, Banyuwangi, sama Cilacap.

Kalau Kabupaten Bekasi yang Rangga tinggal bagaimana?

Jarang respons sih kalau Kabupaten Bekasi.

Kebanyakan yang Rangga selidiki nih sekuritinya gampang dibobol, itu paling banyak bagian apanya?

Kayak bisa masuk ke dashboard admin tanpa login.

Itu Rangga pakai tools-nya apa?

Pakai tools-nya itu Nuclei, Burp Suite, Nmap, sama SQLMap.

Berarti OS-nya pakai Linux?

Iya, pakai Linux.

Itu kan awal mulanya pinjam laptop, apakah yang meminjamkan boleh di-install Linux atau Rangga asal install aja?

Saudara juga memang setuju. Awalnya dia yang rekomendasikan, katanya suruh instal Linux. Dia juga memang belajar cyber security.

Dampak positifnya apakah ada lagi nih kalau misalkan setelah dapat penghargaan dari NASA?

Senang, bangga.

Itu kan 1 tahun mendapat beasiswa, apakah ada dari pihak universitas yang menawarkan beasiswa?

Belum ada.

Tapi dari sekolah itu ada upaya buat Rangga bisa dapat beasiswa dari kampus?

Ada.

Cita-cita Rangga ke depannya apa? Apakah akan mencari website yang kurang di berbagai negara selain NASA?

Ya, cita-citanya ingin kerja juga di sih di bidang cyber security.

Kalau Rangga ingin kuliah di mana?

ITB.

Kalau selain cyber security, apakah Rangga juga mempelajari bahasa pemrograman lain?

Iya, itu juga lagi belajar, Python.

Curated For You

Editorial Team

Related Article