Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melayangkan kritik tajam terhadap arah kebijakan pembangunan nasional dalam pidato politiknya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan .
Megawati menyoroti maraknya regulasi yang dinilai terlalu memanjakan konsesi besar hingga memicu bencana ekologis masif di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, hal itu menyebabkan bencana di Sumatra.
"Undang-undang dan regulasi yang memberi karpet merah pada konsesi besar telah membuka jalan bagi deforestasi, perampasan tanah, dan penghancuran ekosistem," ujar Megawati.
Mega mengatakan, pembukaan hutan secara masif untuk tanaman monokultur telah menghilangkan kemampuan alam dalam menyerap air, yang pada akhirnya menghantam kehidupan rakyat kecil di hilir yang tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan. ia menilai ekspolitasi yang terjadi saat ini merupakan bentuk kemunduran bagi nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
"Atas nama pembangunan, rakyat disingkirkan dan alam dikorbankan. Ini bukan pembangunan, melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban," ujarnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Megawati Singgung Alih Fungsi Lahan di Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri (dok.PDIP)
Curated For You
- Megawati Kecam Penculikan Presiden Maduro Oleh AS: Ingkari Piagam PBB10 Jan 2026, 20:50 WIB
Editorial Team
EditorSatria Permana
Related Article
Siapkan Payung! Ini Prakiraan Cuaca Solo Raya Jumat 31 Juli 202631 Jul 2026, 07:41 WIB
Jogja Last Friday Ride #195 Malam Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintasnya!31 Jul 2026, 07:36 WIB
Wajah Baru Stasiun Tawang Semarang, Ini yang Berubah Usai Revitalisasi31 Jul 2026, 07:30 WIB
Polisi Diadang Warga Klambir Lima, Minta Lepaskan Tersangka Narkoba31 Jul 2026, 07:12 WIB
Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 31 Juli 2026, Gelombang Tinggi!31 Jul 2026, 07:02 WIB
Anti Ngos-ngosan! Cara Kuasai Metode Napas 2-2 saat Lari Jarak Jauh31 Jul 2026, 07:00 WIB
Rugikan Negara Rp4,5 Miliar, 3 Pejabat PDAM Bekasi Ditangkap Kejari31 Jul 2026, 07:00 WIB
Jerman Catat Hampir 10 Ribu Kematian akibat Suhu Panas 31 Jul 2026, 06:32 WIB
Ruang Kelas SD di Semarang Tertimpa Pohon, Siswa Belajar Bergantian31 Jul 2026, 06:30 WIB
Kemendukbangga: Peran Ayah Kunci dalam Mencegah Kekerasan Keluarga31 Jul 2026, 06:01 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 31 Juli 2026, Hujan di 7 Kabupaten31 Jul 2026, 06:01 WIB
Cuaca Semarang Jumat: Cerah Berawan tapi Suhu 33°C, Siang Panas Gerah Pol!31 Jul 2026, 06:00 WIB
El Nino Ancam hingga 2027, Bank Diminta Stop Biayai Perusak Hutan31 Jul 2026, 05:45 WIB
5 Fakta Mengapa Banyak Warga Australia Ingin Pindah ke Luar Negeri31 Jul 2026, 05:34 WIB
TOP 5: MBG Tak Boleh Pakai Dana Pendidikan hingga KPK Tahan Bupati Pemalang31 Jul 2026, 05:00 WIB
6 Lomba 17 Agustus Online yang Paling Seru dengan Hadiah Menggiurkan31 Jul 2026, 05:00 WIB
Puncak Harganas ke-33 Sulsel di Wajo Gaungkan “Ayah Wajib Hadir”31 Jul 2026, 02:50 WIB
Operasional SPPG Polrestabes Makassar Terhenti31 Jul 2026, 02:17 WIB
Dua Kali Mangkir, Polda Sulsel Ancam Jemput Paksa Basri Kajang31 Jul 2026, 02:05 WIB
Polda Sulsel Geledah 5 Kantor di Pemkab Gowa, Sita Dokumen Proyek31 Jul 2026, 01:59 WIB