Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melayangkan kritik tajam terhadap arah kebijakan pembangunan nasional dalam pidato politiknya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan .
Megawati menyoroti maraknya regulasi yang dinilai terlalu memanjakan konsesi besar hingga memicu bencana ekologis masif di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, hal itu menyebabkan bencana di Sumatra.
"Undang-undang dan regulasi yang memberi karpet merah pada konsesi besar telah membuka jalan bagi deforestasi, perampasan tanah, dan penghancuran ekosistem," ujar Megawati.
Mega mengatakan, pembukaan hutan secara masif untuk tanaman monokultur telah menghilangkan kemampuan alam dalam menyerap air, yang pada akhirnya menghantam kehidupan rakyat kecil di hilir yang tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan. ia menilai ekspolitasi yang terjadi saat ini merupakan bentuk kemunduran bagi nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
"Atas nama pembangunan, rakyat disingkirkan dan alam dikorbankan. Ini bukan pembangunan, melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban," ujarnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Megawati Singgung Alih Fungsi Lahan di Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri (dok.PDIP)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Megawati Kecam Penculikan Presiden Maduro Oleh AS: Ingkari Piagam PBB10 Jan 2026, 20:50 WIB
Editorial Team
EditorSatria Permana
Related Article
Ribuan Mahasiswa Trisakti Bernyanyi Tanah Air Beta, Angkat Tiga Jari 29 Oct 2026, 19:24 WIB
Kasus Hamenang Wajar, KPK Geledah Kantor DLH Klaten29 Oct 2026, 19:16 WIB
Dana TKD Menurun, Pemkot Bekasi Lakukan Efisiensi untuk Belanja Tak Prioritas29 Oct 2026, 19:12 WIB
Nasib Bayi yang Dibuang di Rest Area Tol Terpeka, 5 Keluarga Siap Adopsi29 Oct 2026, 19:05 WIB
Presma Trisakti Kritik Pemerintah Tak Diberi Ruang Sampaikan Aspirasi29 Oct 2026, 19:02 WIB
Penyalahgunaan Solar 8.400 Liter di Katibung Terungkap, Tiga Tersangka29 Oct 2026, 19:02 WIB
Bapperida Sumut Gelar Pelatihan System Dynamics, Tekan Emisi GRK 203029 Oct 2026, 19:00 WIB
Siang Hari Terasa Gerah, BMKG Jelaskan Suhu Makassar saat Pancaroba29 Oct 2026, 18:59 WIB
Kebakaran Makassar Tembus 402 Kasus, Damkarmat Butuh Tambahan Personel29 Oct 2026, 18:57 WIB
Tanpa Ricuh, Mahasiswa Trisakti Bubarkan Diri dari Merdeka Selatan29 Oct 2026, 18:47 WIB
Perkuat Kolaborasi, Kakanwil Imigrasi Sumut Terima Kunjungan Kakanwil 29 Oct 2026, 18:45 WIB
Momen Stafsus Wamensesneg Disoraki Mahasiswa Trisakti Usai Umbar Janji29 Oct 2026, 18:29 WIB
Momen Mahasiswa Trisakti Gelar Jaket Almamater Sebagai Sajadah Saat Demo29 Oct 2026, 18:29 WIB
Enam Mahasiswa Unpar Diduga Ditangkap saat Aksi 20 Oktober29 Oct 2026, 18:17 WIB
Mahasiswa Delapan Kampus Aksi di DPRD Jabar, Serukan Perubahan Rezim29 Oct 2026, 18:16 WIB
Honda AT Family Day di USU, Dekatkan Pilihan Motor Impian untuk Mahasiswa29 Oct 2026, 18:15 WIB
Mahfud MD Kritik Penyelenggara Negara: Banyak Catatan29 Oct 2026, 18:10 WIB
Mahfud MD: Demo Tak Boleh Direpresi, Tugas Polisi Hanya Mengamankan29 Oct 2026, 18:06 WIB
Sering Berantem? Ini Perbedaan Pertengkaran Normal vs Toxic Relationship!29 Oct 2026, 18:04 WIB
GAPKI Dorong Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat di Forum IPOS Medan29 Oct 2026, 18:02 WIB