Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan warga korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibebaskan dari biaya pencetakan ulang dokumen kependudukan. Sebab, banyak warga yang telah kehilangan dokumen kependudukan ketika gempa berkekuatan magnitudo 7,7 menghantam NTT. Selain itu, ada pula dokumen kependudukan yang rusak akibat tertimpa reruntuhan.
Maka, Tito sudah menugaskan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk membantu warga korban gempa NTT tersebut. Langkah itu, kata mantan Kapolri tersebut, dilakukan untuk mempercepat penerbitan dokumen seperti KTP Elektronik, akta kelahiran serta Kartu Keluarga (KK) secara gratis.
"Saya akan perintahkan ke Dirjen Dukcapil yang menangani urusan data kependudukan ini untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi," ungkap Tito di dalam keterangannya pada Rabu (19/8/2026).
Tito menambahkan tim Dukcapil akan turun ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, pencetakan ulang dokumen kependudukan bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Apalagi semua data sudah terekam di server Dukcapil pusat dan terdigitalisasi.
