Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mendikdasmen Bantah WFH ASN karena Krisis Energi, Tapi Penghematan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam rakor di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (3/3)/ (dok Kemendikdasmen).
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan kebijakan WFH ASN bukan karena krisis energi, melainkan untuk membiasakan hidup hemat sesuai arahan Presiden.
  • Kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung tatap muka, sehingga guru dan siswa tetap masuk seperti biasa.
  • Kebijakan WFH hanya berlaku di lingkungan kementerian pada hari tertentu dengan mekanisme pelaporan dan tugas sesuai tupoksi masing-masing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
3 April 2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan kebijakan work from home bagi ASN bukan karena krisis energi di Timur Tengah, melainkan untuk membudayakan hidup hemat sesuai arahan Presiden. Ia menyampaikan hal ini usai acara Halal Bihalal Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan.

kini

Kebijakan WFH diterapkan di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada hari Jumat, sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung tatap muka seperti biasa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN bukan karena krisis energi, melainkan untuk mendorong budaya hidup hemat sesuai arahan Presiden.
  • Who?
    Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan penjelasan tersebut setelah menghadiri acara Halal Bihalal Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dalam kegiatan Halal Bihalal Muhammadiyah.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Jumat, 3 April 2026.
  • Why?
    Kebijakan WFH diterapkan untuk membiasakan pola hidup hemat dan penggunaan energi secara bijak, bukan sebagai respons terhadap krisis energi global.
  • How?
    Kebijakan berlaku terbatas di kantor kementerian pada hari tertentu seperti Jumat; sekolah tetap tatap muka dan pegawai wajib menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing dengan mekanisme pelaporan yang ditetapkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Menteri Abdul Mu’ti bilang kerja dari rumah bukan karena ada krisis energi, tapi supaya orang hidup hemat. Katanya ini sesuai pesan Pak Presiden. Sekolah tetap buka dan guru tetap datang ke sekolah. Yang kerja dari rumah cuma pegawai kantor kementerian, biasanya hari Jumat saja, tapi mereka tetap harus kerja dan lapor tugasnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Mendikdasmen Abdul Mu'ti menunjukkan bahwa kebijakan bekerja dari rumah didorong oleh semangat efisiensi dan pembiasaan hidup hemat, bukan karena tekanan krisis. Pendekatan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menumbuhkan budaya kerja yang lebih bijak dalam penggunaan energi, tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar yang tetap berjalan normal di sekolah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kebijakan Work From Home (bekerja dari rumah) bukan karena akibat krisis energi terkait konflik yang tengah terjadi di Timur Tengah. Melainkan atas pertimbangan untuk hidup hemat.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, (kebijakan WFH) agar kita membudayakan hidup hemat, kebiasaan baik sehingga semua sumber energi yang dimiliki dapat digunakan untuk hal-hal sebaik-baiknya," katanya usai acara Halal Bihalal Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, melansir ANTARA, Jumat (3/4/2026).

Menurut dia, work from home tidak berlaku di lembaga pendidikan sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar tetap akan berlangsung secara tatap muka.

"Jadi sekolah tetap masuk sebagaimana biasa, tetap masuk sebagaimana sekarang berlaku. Karena sekolahnya masuk maka guru-gurunya tetap masuk," katanya.

Ia mengatakan kebijakan bekerja dari rumah itu berlaku untuk kantor-kantor seperti di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah seperti pada hari Jumat.

"Akan kami tegaskan perbedaan work from home, work from anywhere (WFA). WFA, para pegawai bisa berada di mana saja bertebaran tetapi work from home berada di rumahnya sehingga ketika dipanggil untuk pertemuan maka bisa memenuhi karena posisinya tidak jauh dari kantor," katanya.

Selain itu kebijakan bekerja dari rumah, kata dia, tidak berarti mereka bebas bekerja tetapi tetap memiliki tugas pokok dan fungsi yang ditetapkan oleh kementerian.

"Jadi ada mekanisme-mekanisme pelaporan dan jenis pekerjaan sesuai yang dilakukan tupoksi mereka masing-masing," katanya.


Editorial Team