Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dua Wisatawan Ditemukan Tewas di Taman Nasional Afrika Selatan

Dua Wisatawan Ditemukan Tewas di Taman Nasional Afrika Selatan
ilustrasi garis polisi (pixabay.com/ValynPi14)
Intinya Sih
  • Dua wisatawan asal Afrika Selatan ditemukan tewas di Taman Nasional Kruger setelah dilaporkan hilang sejak 20 Mei 2026, menjadi kasus pembunuhan wisatawan pertama dalam sejarah taman tersebut.
  • Jasad korban ditemukan di area Crooks Corner dengan luka benda tajam, sementara mobil pikap mereka hilang dan polisi menyelidiki kasus ini sebagai pembunuhan serta pencurian kendaraan.
  • Pihak pengelola SANParks memperketat keamanan dengan menambah personel dan alat pemantau, sementara pemerintah berkoordinasi untuk memastikan penyelidikan berjalan lancar dan keamanan wisatawan dipulihkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Otoritas Afrika Selatan memperketat pengamanan di Taman Nasional Kruger setelah penemuan jasad dua wisatawan pada Jumat (22/5/2026). Kedua korban, yang merupakan warga Afrika Selatan, terdiri dari seorang pria berusia 71 tahun dan seorang wanita yang identitasnya belum dipublikasikan oleh kepolisian.

Sebelum ditemukan meninggal, kedua wisatawan tersebut dilaporkan hilang karena tidak kembali ke penginapan mereka pada Rabu (20/5/2026). Insiden ini mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat karena tercatat sebagai kasus pembunuhan wisatawan pertama sejak taman nasional tersebut didirikan lebih dari satu abad lalu.

1. Kronologi hilangnya wisatawan dan proses pencarian

Kedua korban tiba di salah satu area perkemahan Taman Nasional Kruger pada Minggu (17/5/2026) menggunakan mobil pikap Ford Ranger hijau. Mereka terakhir terlihat pada Rabu pagi di area peristirahatan Pafuri yang berada di bagian utara taman nasional. Mengingat keduanya tidak kunjung kembali hingga malam hari, petugas penginapan langsung melapor kepada pihak berwenang.

Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari penjaga hutan, kepolisian, dan petugas perbatasan dikerahkan untuk menyisir kawasan Pafuri. Operasi pencarian pada hari pertama difokuskan di sekitar rute yang dilalui korban, namun belum membuahkan hasil.

"Operasi pencarian dimulai setelah petugas perkemahan Pafuri menyadari dua wisatawan itu belum kembali ke penginapan," kata juru bicara Taman Nasional Kruger, Rey Thakhuli, dilansir Daily Express.

2. Penemuan jasad dan hasil pemeriksaan polisi

Pencarian berakhir ketika wisatawan lain menemukan jasad kedua korban pada Jumat sore. Keduanya ditemukan di dekat Crooks Corner, yakni area pertemuan Sungai Levubu dan Sungai Limpopo. Tim gabungan segera mengevakuasi korban dari kawasan tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban pria maupun wanita mengalami luka akibat benda tajam di bagian atas tubuh. Pihak kepolisian saat ini menangani kasus tersebut sebagai tindak pidana pembunuhan dan pencurian kendaraan, mengingat mobil pikap milik korban dipastikan hilang dari lokasi penemuan.

3. Pihak pengelola taman nasional langsung memperketat sistem pengamanan

Sebagai langkah antisipasi atas kejadian yang baru pertama kali terjadi ini, pihak pengelola taman nasional (SANParks) langsung memperketat sistem pengamanan. Mereka menambah jumlah personel serta memasang alat pemantau tambahan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Pemerintah Afrika Selatan juga mengecam keras kejadian tersebut. Menteri Kehutanan, Perikanan, dan Lingkungan Hidup Willie Aucamp memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola taman nasional agar penyelidikan berjalan lancar. Di sisi lain, Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk memulihkan keamanan wisatawan.

"Kami menempatkan penjaga hutan tambahan di beberapa area penting, serta meningkatkan teknologi pengawasan untuk mencegah kejadian serupa," kata juru bicara SANParks, JP Louw.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More