Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan realitas saat ini menunjukkan sekolah belum sepenuhnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Menurutnya, praktik perundungan atau bullying masih banyak terjadi di lingkungan sekolah.
Mu'ti menegaskan, sekolah yang aman tidak hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi juga harus aman secara psikologis dan sosial bagi para murid.
Ia menyoroti adanya persaingan sosial di kalangan pelajar yang dipengaruhi gaya hidup dan perbedaan strata ekonomi. Kondisi itu membuat sekolah menjadi ajang menunjukkan status sosial dan kekuatan materi.
"Ada fenomena yang kadang-kadang memang sebagian mungkin karena pengaruh gaya hidup. Persaingan di antara sesama murid secara sosial itu terlihat," ucap Mu'ti di Gedung Kemendikdasmen, Selasa (25/5/2026).
