Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhut Bersama Dubes Norwegia Kunjungi Way Kambas, Cek Kesiapan Mitigasi Karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Gloom mengunjungi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, Minggu (20/9/2026). (Dok. Kemenhut)
  • Raja Antoni dan Kaja Gloom mengunjungi Taman Nasional Way Kambas untuk mengecek kesiapan mitigasi karhutla.
  • Mitigasi dilakukan melalui pemantauan SIPONGI, pos pantau, tim gabungan, pemadaman darat, water bombing, dan OMC.
  • Way Kambas menyiagakan 17 anggota Manggala Agni, 44 Polisi Kehutanan, serta berbagai kendaraan dan peralatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?
Vote Now
Minggu (20/9/2026)

Raja Antoni bersama Kaja Gloom mengunjungi Taman Nasional Way Kambas dan mengecek kesiapan mitigasi karhutla.

saat ini

Taman Nasional Way Kambas sedang berproses menjadi Badan Layanan Umum (BLU) untuk penguatan tata kelola dan pembiayaan taman nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?
Vote Now
  • What?
    Raja Antoni dan Kaja Gloom mengecek kesiapan sarana dan prasarana mitigasi karhutla di kawasan konservasi.
  • Who?
    Menteri Kehutanan Raja Antoni, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Gloom, Manggala Agni, dan Polisi Kehutanan.
  • Where?
    Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung.
  • When?
    Minggu (20/9/2026).
  • Why?
    Untuk memastikan kesiapan mitigasi dan perlindungan kawasan konservasi dari ancaman karhutla.
  • How?
    Melalui pemantauan SIPONGI, pos pantau karhutla, tim gabungan, pemadaman darat, water bombing, dan Operasi Modifikasi Cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?
Vote Now

Raja Antoni dan Kaja Gloom datang ke Taman Nasional Way Kambas di Lampung. Mereka melihat alat dan orang yang siap menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Ada pemantauan SIPONGI, pos pantau, serta tim gabungan. Di sana, 17 anggota Manggala Agni dan 44 Polisi Kehutanan juga disiapkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?
Vote Now

Pengecekan sarana dan prasarana bersama Duta Besar Norwegia memperlihatkan perhatian pada kesiapan mitigasi karhutla di kawasan konservasi. Kesiapan personel, kendaraan, mesin pompa, jetshooter, dan tenda mendukung upaya perlindungan kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati, termasuk perlindungan satwa liar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Gloom mengunjungi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, Minggu (20/9/2026).

Dalam kunjungannya, Raja Antoni memastikan kesiapan sarana dan prasarana mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan konservasi.

1. Penanganan kathutla di kawasan konservasi tidak mengandalkan satu metode

Menhut Raja Antoni di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 SM Padang Sugihan, Kamis (17/9/2029). (dok. Kemenhut)

Raja Juli menjelaskan, penanganan karhutla di lapangan dilakukan dengan dukungan mobil slip on, selain itu diperkuat juga melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan helikopter water bombing.

“Penanganan karhutla di kawasan konservasi tidak hanya mengandalkan satu metode, tetapi dilakukan melalui pemadaman darat, dukungan water bombing, dan OMC,” ujar dia.

2. Menhut imbau pentingnya memproteksi satwa liar

Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026). (Dok. Kemenhut)

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat perlindungan kawasan konservasi karena kawasan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang harus dijaga.

“Berjuang memadamkan api itu penting, tapi tak kalah penting adalah memproteksi satwa liar kita yang merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita proteksi secara bersama-sama,” ujar Menhut.

3. 17 personel anggota Manggala Agni disiap siagakan di Way Kambas

Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026). (Dok. Kemenhut)

Untuk kesiapan personel, TN Way Kambas didukung 17 anggota Manggala Agni dan 44 Polisi Kehutanan. Sarana yang disiagakan meliputi tujuh kendaraan roda empat, 33 kendaraan roda dua dan tiga, delapan set mesin pompa beserta kelengkapannya, 60 jetshooter, serta dua tenda.

“Pengecekan sarpras bersama Dubes Norwegia menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan mitigasi dan perlindungan kawasan konservasi dari ancaman karhutla,” ujarnya.

Sebagai informasi, Taman Nasional Way Kambas saat ini juga sedang berproses menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan pembiayaan taman nasional. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan skema pengelolaan taman nasional melalui Satgas Pembiayaan Taman Nasional.

Pilih fokus mitigasi karhutla di kawasan konservasi

Menurutmu, mana yang perlu jadi fokus mitigasi karhutla?

See More
Pemadaman darat
F*** has voted
N***** has voted
a** has voted
Dukungan udara

Curated For You

Editorial Team

Related Article