Prabowo Minta Kapolri Gak Ragu Usut 95 Korporasi soal Karhutla

- Presiden Prabowo meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut tanpa ragu pihak yang terlibat kebakaran hutan dan lahan.
- Kapolri melaporkan 95 korporasi terindikasi melanggar dan ikut bertanggung jawab atas karhutla; Prabowo meminta laporan setelah bukti kuat diperoleh.
- Prabowo menyatakan siap mencabut izin operasional 95 korporasi tersebut dan menegaskan komitmennya menjalankan amanat konstitusi.
Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk tidak ragu-ragu menindak pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia menerima laporan dari Kapolri, ada 95 korporasi yang terindikasi terlibat dalam peristiwa tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada puncak acara HUT ke-28 PAN di JICC, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
"Kapolri melaporkan kepada saya ada 95 korporasi yang indikasinya mereka melanggar, ikut bertanggung jawab atas karhutla itu. Saya sudah kasih petunjuk, Kapolri usut terus. Jangan ragu-ragu. Begitu bukti kuat, lapor ke saya," kata dia.
Kepala Negara menyatakan tidak akan ragu-ragu untuk mencabut izin operasional terhadap 95 korporasi tersebut. Prabowo menegaskan akan tetap setia untuk menjalankan amanat konstitusi. Prabowo lantas menantang para pihak yang selama ini telah memberikan laporan palsu terhadap negara.
"Sekian puluh tahun, laporan palsu. Dia kira bisa lebih hebat dari pemerintah NKRI. Ayok! Ayok! Adu kekuatan," kata dia.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)

















