Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menkes Ingatkan 3 Bahaya Abu Vulkanik, Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah
Menkes Budi Gunadi Sadikin (IDN Times/Siti Fatimah)
  • Kemenkes mengingatkan abu vulkanik dapat berdampak langsung pada pernapasan, mata, dan kulit.
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah serta memakai masker bila harus keluar.
  • Kemenkes mengaktifkan Health Emergency Operating Center dan menyiapkan dukungan puskesmas di daerah terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?
Vote Now
Minggu (6/9/2026)

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan peringatan tentang dampak abu vulkanik terhadap pernapasan, mata, dan kulit dalam jumpa pers virtual.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?
Vote Now
  • What?
    Kemenkes mengingatkan tiga bahaya abu vulkanik bagi pernapasan, mata, dan kulit.
  • Who?
    Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kementerian Kesehatan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
  • Where?
    Imbauan disampaikan dalam jumpa pers virtual, dengan layanan kesehatan disiapkan di seluruh daerah terdampak.
  • When?
    Minggu (6/9/2026).
  • Why?
    Debu vulkanik dapat menimbulkan masalah kesehatan pada pernapasan, mata, dan kulit.
  • How?
    Masyarakat diimbau berada di rumah, memakai masker dan kacamata bila keluar, serta ke puskesmas jika mengalami keluhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?
Vote Now

Pak Budi dari Kementerian Kesehatan bilang debu vulkanik bisa membuat napas, mata, dan kulit sakit. Orang-orang diminta lebih banyak di rumah. Kalau harus keluar, pakai masker dan kacamata. Mata yang kemasukan debu jangan digosok, lalu bersihkan dengan air. Kalau terasa tidak enak, pergi ke puskesmas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?
Vote Now

Langkah Kemenkes mengaktifkan Health Emergency Operating Center di daerah terdampak serta menyiapkan panduan bagi tenaga kesehatan menunjukkan adanya kesiapan layanan. Ketersediaan obat tetes mata dan rencana penyaluran salep kulit ke puskesmas juga memberi dukungan bagi warga yang mengalami gangguan akibat debu vulkanik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan bahaya abu vulkanik bagi tubuh. Terdapat tiga dampak langsung terhadap pernapasan, mata dan kulit.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam jumpa persnya secara virtual terkait penanggulangan bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

“Jadi pernapasan, mata, dan kulit adalah tempat-tempat di mana masalah kesehatan bisa terjadi akibat adanya debu vulkanik ini,” kata Budi.

Oleh karena itu, untuk menjaga pernapasan, Menkes mengimbau masyarakat agar tidak keluar rumah. Ia meminta masyarakat terus memantau perkembangan terkini.

“Kepala BMKG sama Pak Kepala BNPB. Kalau Bapak-Ibu ada di daerah-daerah di sana, untuk menjaga kesehatan pernapasan Bapak-Ibu, usahakan kegiatannya dilakukan di rumah. Kalau Bapak-Ibu harus keluar rumah, pastikan memakai masker, kalau sudah merasa tidak enak pernapasannya, segera ke puskesmas terdekat,” ujar dia.

Kemudian, untuk masalah kesehatan mata, debu vulkanik bisa membuat mata gatal dan iritasi. Oleh karena itu, Menkes mengimbau bagi masyarakat yang berkegiatan di luar rumah agar memakai kaca mata.

“Usahakan memakai kacamata agar debunya agak terhalang masuk ke mata kita. Kalau ternyata sudah debunya masuk, ya pastikan jangan dikucek-kucek. Bersihkan pakai air dan segera ke puskesmas, karena semua puskesmas sudah kita kasih obat tetes mata,” kata Budi.

Terkait kesehatan kulit, Menkes menganjurkan agar segera membilas dengan air.

“Kalau nanti ternyata sudah ada dampaknya, gatal-gatal, kulitnya merasa tidak enak, itu bisa ke puskesmas. Kita akan deploy salep kulit ke puskesmas-puskesmas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes menjelaskan, pihaknya sudah mulai mengaktifkan semua Health Emergency Operating Center di seluruh daerah terdampak.

“Kita juga segera akan mengeluarkan surat edaran untuk memberikan guidance yang rinci terhadap para petugas tenaga kesehatan di seluruh kabupaten/kota yang terdampak. Dan yang ketiga, kita akan segera melakukan Zoom rutin antara Health Emergency Center Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan seluruh kabupaten/kota untuk memonitor perkembangannya seperti apa,” lanjutnya.

Ikut pilih langkah saat harus keluar rumah

Jika harus keluar saat abu vulkanik, apakah kamu memakai masker?

See More
Ya, memakai masker
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, tidak memakai masker

Curated For You

Editorial Team

Related Article