Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dinilai penting mengingat musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya karhutla di wilayah tersebut.
Menko Polkam dan Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

1. Menko Polkam tekankan pentingnya sinergi lintas sektor
Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026), Djamari Chaniago menegaskan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, berbagai persoalan seperti karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, hingga konflik agraria perlu ditangani melalui koordinasi yang lebih kuat.
"Karena itu, penanganan Karhutla, pemberantasan pertambangan tanpa izin, illegal logging, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan koordinasi lintas sektor harus terus ditingkatkan. Ini penting agar Kalteng menjadi penopang ketahanan pangan, energi, dan pelestarian lingkungan," ujarnya.
Ia juga menegaskan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengedepankan konsep President of Solutions, yaitu penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.
2. BNPB tambah armada operasi modifikasi cuaca
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan upaya pemadaman melalui operasi darat dan udara.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), memenuhi stok bahan semai, serta memperluas pangkalan operasi dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun.
"Saya izinkan juga kalau ada penambahan, kemudian saya ijinkan juga penambahan satu di Pangkalan Bun, satu di sini (Tjilik Riwut)," katanya.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak sehingga mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.
3. Gubernur Kalteng ajak semua pihak perkuat kolaborasi
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan provinsinya memiliki potensi besar di sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, potensi tersebut juga diiringi berbagai tantangan yang perlu ditangani bersama.
"Kalimantan Tengah memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung program strategis nasional. Namun, berbagai tantangan seperti Karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, dan konflik agraria harus ditangani secara bersama melalui kolaborasi semua stakeholder baik pemerintah pusat dan daerah," ujarnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Agustiar berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, mengendalikan karhutla, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (WEB)
Curated For You
- Bangun Sepak Bola Daerah, Pemprov Kalteng Gandeng Adhyaksa FC25 Jun 2026, 13:43 WIB
- Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan di Ajang NGA 202626 Apr 2026, 13:36 WIB