Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menko Polkam dan Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi Tangani Karhutla
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. (dok. Pemprov Kalteng)
  • Menko Polkam Djamari Chaniago dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memperkuat koordinasi pusat-daerah menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau di Kalimantan Tengah.
  • Djamari menilai Kalteng strategis sebagai penyangga IKN, sehingga karhutla, tambang ilegal, illegal logging, dan konflik agraria perlu ditangani lewat sinergi lintas sektor.
  • BNPB menambah armada modifikasi cuaca, stok bahan semai, serta pesawat di Pangkalan Bun dan Tjilik Riwut untuk mendukung pemadaman darat-udara dan mencegah api meluas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk pemadaman darat dan udara serta penambahan armada Operasi Modifikasi Cuaca.
  • Who?
    Menko Polkam Djamari Chaniago, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kepala BNPB Suharyanto, pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan pemangku kepentingan terlibat dalam penguatan koordinasi.
  • Where?
    Penguatan penanganan berfokus di Kalimantan Tengah, dengan kunjungan kerja berlangsung di Kabupaten Kapuas. Tambahan pesawat direncanakan ditempatkan di Pangkalan Bun dan Pangkalan Tjilik Riwut.
  • When?
    Kunjungan kerja dan penyampaian langkah penanganan dilakukan pada Jumat, 31 Juli 2026, di tengah musim kemarau yang meningkatkan potensi karhutla di Kalimantan Tengah.
  • Why?
    Sinergi diperkuat karena musim kemarau meningkatkan risiko karhutla. Kalimantan Tengah juga dinilai strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara serta penopang ketahanan pangan, energi, dan pelestarian lingkungan.
  • How?
    BNPB mengoptimalkan pemadaman darat dan udara, menambah armada OMC, memenuhi stok bahan semai, serta memperluas pangkalan operasi. Koordinasi lintas sektor pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan turut diperkuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dinilai penting mengingat musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya karhutla di wilayah tersebut.

1. Menko Polkam tekankan pentingnya sinergi lintas sektor

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. (dok. Pemprov Kalteng)

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026), Djamari Chaniago menegaskan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, berbagai persoalan seperti karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, hingga konflik agraria perlu ditangani melalui koordinasi yang lebih kuat.

"Karena itu, penanganan Karhutla, pemberantasan pertambangan tanpa izin, illegal logging, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan koordinasi lintas sektor harus terus ditingkatkan. Ini penting agar Kalteng menjadi penopang ketahanan pangan, energi, dan pelestarian lingkungan," ujarnya.

Ia juga menegaskan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengedepankan konsep President of Solutions, yaitu penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.

2. BNPB tambah armada operasi modifikasi cuaca

Helikopter water bombing melaksanakan pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin melalui udara pada Senin (6/7). (Dok. BNPB)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan upaya pemadaman melalui operasi darat dan udara.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), memenuhi stok bahan semai, serta memperluas pangkalan operasi dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun.

"Saya izinkan juga kalau ada penambahan, kemudian saya ijinkan juga penambahan satu di Pangkalan Bun, satu di sini (Tjilik Riwut)," katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak sehingga mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.

3. Gubernur Kalteng ajak semua pihak perkuat kolaborasi

ilustrasi kebakaran hutan (pexels.com/Pixabay)

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan provinsinya memiliki potensi besar di sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, potensi tersebut juga diiringi berbagai tantangan yang perlu ditangani bersama.

"Kalimantan Tengah memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung program strategis nasional. Namun, berbagai tantangan seperti Karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, dan konflik agraria harus ditangani secara bersama melalui kolaborasi semua stakeholder baik pemerintah pusat dan daerah," ujarnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Agustiar berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, mengendalikan karhutla, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article