Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Momen Kaesang Kaget Lebih Banyak Foto Jokowi di Rakorwil PSI Kaltim
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (20/6/2026). Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Fugo, Kota Samarinda ini dihadiri ratusan kader partai berlambang gajah tersebut (dok. DPP PSI)
  • Kaesang Pangarep menghadiri Rakorwil PSI Kaltim di Samarinda dan sempat bercanda soal foto Jokowi yang lebih banyak dibanding dirinya di acara tersebut.
  • PSI meminta publik bersabar terkait isu Jokowi akan menjadi Ketua Dewan Pembina, sementara aktivitasnya disebut hanya memenuhi undangan masyarakat setelah kondisi kesehatannya membaik.
  • Grace Natalie menyatakan Jokowi akan segera menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI, dan seluruh pengurus daerah diminta melengkapi struktur partai hingga tingkat desa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kaesang datang ke Samarinda buat acara partainya PSI. Dia kaget karena foto Pak Jokowi lebih banyak dari fotonya, lalu dia bercanda dan semua orang tertawa. Di sana juga ada banyak orang penting dari PSI. Sekarang katanya Pak Jokowi mau jadi Ketua Dewan Pembina PSI, tapi masih disiapkan dulu dan semua diminta sabar menunggu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (20/6/2026). Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Fugo, Kota Samarinda ini dihadiri ratusan kader partai berlambang gajah tersebut.

Saat menyampaikan arahan, Kaesang mengaku kaget saat melihat foto Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo lebih banyak dibanding foto dirinya.

"Izinkan saya dulu mengevaluasi beberapa hal. Pertama, acara rakorwil terlebih dahulu. ini panggung semuanya baik tapi menurut teman-teman apa yang salah?" kata Kaesang.

1. Kelakar Kaesang sebut fotonya sebagai ketua umum cuma satu

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (20/6/2026). Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Fugo, Kota Samarinda ini dihadiri ratusan kader partai berlambang gajah tersebut (dok. DPP PSI)

Kaesang melanjutkan, spanduk yang memuat foto dirinya hanya satu, sedangkan spanduk yang memasang foto Jokowi ada dua.

"Jadi yang salah adalah foto ketua umum hanya satu, foto beliau ada dua," kata Kaesang sambil tertawa.

Melanjutkan gurauan, Kaesang mengatakan Ketua DPW PSI Kaltim Andi Wijaya mungkin akan menggelar kongres luar biasa (KLB) karena kedekatan dengan Jokowi.

"Saya enggak tahu ya, mungkin Ketua AW ada pergerakan dengan beliau (Jokowi). Kan kemarin sudah selesai tugasnya di Munas HIPMI. Jangan-jangan mau KLB saya,” tambah Kaesang sambil tertawa.

Di antara hadirin tampak Andi Wijaya, yang didampingi Sekretaris DPW PSI Kaltim Tony Suprayugo dan Bendahara DPW PSI Kaltim Merlyn Getty.

Kaesang Pangarep didampingi sederet jajaran pengurus DPP PSI. Di antaranya Fenty Noverita (Bendahara Umum), Bestari Barus (Ketua DPP PSI Bidang Politik), Benediktus Papa (Ketua DPP PSI Bidang Saksi), Wiryawan (Ketua DPP PSI Bidang Pembinaan Kepala Daerah) serta politisi senior Rusdi Masse Mappasessu.

Dalam arahan selanjutnya, Kaesang memberikan pengarahan strategis serta instruksi khusus terkait agenda-agenda politik ke depan.

2. Publik diminta sabar soal pengumuman Jokowi jadi Ketua Dewan Pembina

Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sebelumnya, PSI masih belum mau mengungkap secara gamblang terkait isu Jokowi sedang disiapkan menjadi Ketua Dewan Pembina partai. PSI memilih meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi.

Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka, juga menepis anggapan bahwa rangkaian kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah merupakan safari politik. Menurutnya, aktivitas Jokowi lebih kepada memenuhi berbagai undangan dari masyarakat setelah kondisi kesehatannya membaik. Meski isu Jokowi bakal menduduki posisi strategis di PSI terus menguat, Isyana belum bersedia memberikan kepastian.

Saat ditanya mengenai peluang Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Isyana memilih irit bicara. Isu ini sebelumnya sempat disampaikan Wakil Ketua Pembina DPP PSI, Grace Natalie.

"Gini, kalau misal nanti coba dilihat lagi quote kutipannya (pernyataan Grace) seperti apa, tapi yang jelas kita tunggu saja," kata Isyana kepada awak media saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026).

Ketika kembali didesak kapan pengumuman itu akan dilakukan, Isyana lagi-lagi belum mau membuka detailnya.

"Kita tunggu saja siapnya," ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut semakin menguatkan spekulasi bahwa PSI masih menyiapkan momentum yang tepat untuk mengumumkan posisi Jokowi di dalam partai.

Di tengah isu bergabungnya Jokowi ke PSI, ia dikabarkan akan menghadiri sejumlah kegiatan di berbagai daerah. Namun, Isyana menegaskan agenda tersebut bukan safari politik.

"Ya jadi sebenarnya ini kan bukan safari politik. Ini bukan safari politik sebetulnya. Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi itu memenuhi undangan-undangan dari masyarakat, termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia," ujarnya.

Menurut Isyana, Jokowi saat ini sudah kembali sehat sehingga mulai memenuhi berbagai undangan yang sebelumnya belum bisa dihadiri.

"Tapi ini adalah bagaimana seperti yang disampaikan oleh Pak Jokowi, bagaimanapun juga ini adalah undangan dari masyarakat-masyarakat dan Pak Jokowi yang seperti disampaikan bahwa saat ini kondisinya sudah sehat dan sudah bisa lagi memenuhi undangan yang ada dari seluruh masyarakat," kata dia.

Ia menambahkan, undangan tersebut dapat berasal dari masyarakat umum, relawan, maupun PSI.

"Kita tunggu saja yang jelas seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Jokowi, Pak Jokowi akan memenuhi undangan-undangan karena kondisinya sekarang sudah lebih sehat. Undangan-undangan itu bisa dari masyarakat, bisa dari relawan, maupun dari Partai Solidaritas Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, terkait adanya tudingan bahwa PSI tengah membujuk kader partai lain untuk bergabung, Isyana menegaskan partainya saat ini lebih fokus pada penguatan internal.

Menurut dia, PSI sedang mempersiapkan struktur organisasi untuk menghadapi tahapan verifikasi partai politik.

"Kalau saat ini, PSI tengah fokus untuk membentuk struktur. Pembentukan struktur karena bagaimanapun juga seperti yang diketahui aturan dari yang ada adalah bagaimanapun kita harus bisa mengikuti verifikasi faktual, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Saat ini yang difokuskan adalah itu," ujar Isyana.

Meski belum ada kepastian mengenai posisi Jokowi di PSI, pernyataan "tunggu saja" yang berulang kali disampaikan Isyana membuat publik semakin penasaran dengan langkah politik selanjutnya dari mantan Presiden RI tersebut.

3. Jokowi akan jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara, Wakil Ketua Pembina DPP PSI, Grace Natalie menyebut, Jokowi akan segera menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Oleh sebab itu, Grace meminta pengurus PSI di seluruh daerah segera melengkapi struktur.

Grace menegaskan, partai berlambang gajah ini sekarang sedang mempercepat penyempurnaan struktur kepengurusan. Termasuk di tingkat desa dan kelurahan sebagai persiapan menjelang proses verifikasi partai. Setelah proses tersebut rampung, Jokowi bakal mengunjungi berbagai daerah dengan mengenakan atribut resmi PSI.

"Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan," kata Grace kepada awak media di Kupang, Sabtu (13/6/2026).

"Tidak hanya di NTT, jadi ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi, dan segera merampungkan agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat," sambungnya.

Editorial Team

Related Article