Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
OTT Imigrasi, KPK Buru Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim, mendatangi kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto (IDN Times/Ilman Na'fian)
  • KPK tengah memburu Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim terkait operasi tangkap tangan pejabat Imigrasi di Jakarta Barat.
  • OTT KPK menjaring belasan orang yang diduga terlibat dalam pengurusan izin tinggal WNA di Jakarta Barat, Bali, dan Jawa Barat.
  • Dalam OTT tersebut, KPK menemukan barang bukti berupa mobil, emas, serta uang asing; pemeriksaan terhadap para pihak masih berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
KPK lagi cari Pak Silmy Karim, dia wakil menteri imigrasi. KPK tangkap beberapa orang imigrasi di Jakarta Barat karena urus izin orang asing. Mereka juga temukan mobil, emas, dan uang luar negeri. Pak Silmy bilang biar Pak Menteri yang jawab soal itu. Sekarang KPK masih periksa orang-orangnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Pencarian ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Imigrasi di Jakarta Barat.

"Benar, masih dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan di Jakbar," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (3/6/2026).

"Tim masih terus melakukan pencarian. KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif," lanjutnya.

Sebelumnya, Silmy sempat merespons pertanyaan jurnalis terkait OTT KPK kali ini. Ia menyerahkannya kepada Menteri Imipas Agus Andrianto.

"Baiknya Pak Menteri yang menjawab ya," ujar Silmy.

Diketahui, KPK melakukan OTT terhadap belasan orang terkait pengurusan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA). OTT berlangsung di Jakarta Barat, Bali, dan Jawa Barat.

Dalam tangkap tangan itu ada sejumlah bukti yang ditemukan, antara lain mobil, emas, hingga uang asing. Hingga artikel ini dimuat, pemeriksaan masih berlangsung.

Ini merupakan OTT ke-11 KPK sepanjang 2026.

Editorial Team

Related Article