Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Satgas UNIFIL Berangkat ke Lebanon
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara pelepasan 744 personel pasukan perdamaian untuk ditugaskan ke UNIFIL, Lebanon. (www.instagram.com/@pmpp.tni)
  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas 744 prajurit Satgas UNIFIL ke Lebanon, menandai kelanjutan misi perdamaian meski Indonesia kehilangan empat personel sebelumnya.
  • Dari total pasukan, 571 berasal dari TNI AD, sementara sisanya dari AL, AU, dan Mabes TNI; mereka akan bertugas menjaga perdamaian di Lebanon sebelum kembali ke Tanah Air.
  • Pemerintah Indonesia telah meminta jaminan keamanan kepada PBB bagi seluruh personel UNIFIL setelah empat prajurit gugur dalam tugas dan mendapat penghormatan negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
29 Maret 2026

Praka Farizal Rhomadhon gugur di Lebanon akibat tembakan tank Israel. Di lokasi yang sama, Praka Rico Pramudia mengalami luka kritis.

24 April 2026

Praka Rico Pramudia meninggal dunia setelah sempat dirawat hampir satu bulan akibat luka tembakan di Lebanon.

19 Mei 2026

Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Indonesia meminta jaminan keamanan dari PBB bagi personel TNI di misi UNIFIL.

21 Mei 2026

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara pelepasan 744 prajurit Satgas UNIFIL di Jakarta untuk diberangkatkan ke Lebanon.

22 Mei 2026

Sebanyak 744 prajurit TNI diberangkatkan ke Beirut menggunakan pesawat sebagai bagian dari misi perdamaian UNIFIL. Komandan PMPP TNI Mayjen Iwan Bambang Setiawan memberikan pesan agar menjaga nama baik Indonesia dan keselamatan selama bertugas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Panglima TNI melepas 744 prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFIL untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon.
  • Who?
    Pelepasan dipimpin Jenderal Agus Subiyanto, dengan pasukan terdiri dari personel TNI AD, AL, AU, dan Mabes TNI. Mayjen Iwan Bambang Setiawan memberikan keterangan resmi.
  • Where?
    Upacara pelepasan berlangsung di Jakarta, sementara para prajurit diberangkatkan menuju Beirut, Lebanon untuk bergabung dengan misi UNIFIL.
  • When?
    Upacara digelar pada Kamis, 21 Mei 2026, dan keberangkatan dijadwalkan pada Jumat, 22 Mei 2026.
  • Why?
    Misi ini merupakan kelanjutan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui UNIFIL meski empat prajurit sebelumnya gugur di Lebanon.
  • How?
    Prajurit diberangkatkan menggunakan pesawat menuju Beirut. Pemerintah telah meminta jaminan keamanan kepada PBB agar penugasan berjalan aman bagi seluruh personel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Kamis, Pak Jenderal Agus melepas banyak tentara TNI, ada tujuh ratus empat puluh empat orang, buat pergi ke negara Lebanon. Mereka mau bantu jaga damai di sana. Ada yang dari tentara darat, laut, dan udara. Dulu ada empat tentara Indonesia yang gugur di sana. Sekarang pemerintah minta PBB supaya semua tentara dijaga biar aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pelepasan 744 prajurit TNI untuk misi UNIFIL mencerminkan komitmen Indonesia yang kuat terhadap perdamaian dunia dan penghormatan atas pengorbanan para prajurit yang gugur. Dukungan pemerintah melalui negosiasi dengan PBB menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan personel, sementara semangat menjaga nama baik bangsa menegaskan profesionalisme dan dedikasi tinggi pasukan Garuda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Kamis (21/5/2026) memimpin upacara pelepasan 744 personel yang menjadi bagian dari satgas UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) untuk dikirim ke Lebanon. Mereka bakal diberangkatkan menggunakan pesawat pada Jumat (22/5/2026) ke Beirut. Ini merupakan tanda misi UNIFIL tetap berlanjut meski Indonesia sudah kehilangan empat prajurit dalam misi tersebut.

"Personel tersebut terdiri atas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-T, FHQSU TNI Konga XXVI-R, MPU TNI Konga XXV-R, MCOU TNI Konga XXX-P, CIMIC TNI Konga XXXI-P, tim kesehatan TNI Konga XXIX-Q level II Hospital UNIFIL dan military staff UNIFIL," ujar Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, di dalam keterangan, dikutip Jumat (22/5/2026).

Dia berpesan agar seluruh prajurit TNI yang ditugaskan ke misi UNIFIL menjaga nama baik Indonesia dan Pasukan Garuda.

"Panglima TNI juga meminta agar mengutamakan keamanan, menghindari pelanggaran serta menjaga moril dan kesehatan selama bertugas," kata dia.

1. Komponen terbesar pasukan perdamaian paling banyak berasal dari TNI AD

744 pasukan TNI yang akan diberangkatkan ke Lebanon untuk rotasi satgas Konga. (www.instagram.com/@pmpp.tni)

Berdasarkan keterangan dari TNI Angkatan Udara (AU), dari 744 personel satgas TNI Konga UNIFIL paling banyak berasal dari matra TNI Angkatan Darat (AD). Jumlahnya mencapai 571 personel.

Sebanyak 79 personel berasal dari matra TNI Angkatan Laut (AL), 63 personel dari TNI Angkatan Udara (AU) dan 31 personel Mabes TNI. Ratusan personel TNI yang bertugas di Lebanon akan kembali ke Tanah Air usai melakukan penyerahan tugas.

2. Pemerintah Indonesia sudah minta jaminan keamanan ke PBB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ketika melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan untuk melihat pelaksanaan program Komcad ASN. (Dokumentasi Kemhan)

Sementara, dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR pada Selasa (19/5/2026), Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan Indonesia tidak bisa mundur dan menarik semua pasukannya dari misi UNIFIL begitu saja.

Dengan demikian, pemerintah telah berkomunikasi dengan PBB untuk meminta jaminan perlindungan keamanan bagi personel TNI yang ditugaskan di UNIFIL.

"Kami sudah melakukan negosiasi agar penempatan prajurit TNI di UNIFIL juga memperhatikan faktor keamanan," ujar Sjafrie di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

3. Empat anggota TNI gugur ketika ditugaskan di UNIFIL

Jenazah Kopda Rico Pramudia ketika hendak diterbangkan ke Medan, Sumatra Utara untuk dimakamkan di sana. (www.instagram.com/@kogartap1jkt_pen)

Sementara, Indonesia kehilangan personel terbesar di misi UNIFIL pada 2026. Total ada empat prajurit TNI yang gugur. Tiga jenazah prajurit TNI dipulangkan ke Tanah Air dan mendapat penghormatan dari Presiden Prabowo Subianto. Sedangkan, satu prajurit TNI lainnya gugur setelah sempat dirawat di rumah sakit selama hampir satu bulan.

Berikut daftar prajurit TNI yang gugur di misi UNIFIL sepanjang 2026:

1. Praka Farizal Rhomadhon: gugur di tempat usai terkena tembakan tank Israel di Lebanon pada 29 Maret 2026. Di lokasi tempat Farizal berada terdapat Praka Rico

2. Kapten Zulmi Aditya Iskandar: gugur setelah mobil konvoi terkena ledakan. Aditya membawa logistik untuk mengevakuasi jenazah Farizal

3. Sertu Muhammad Nur Ichwan: gugur bersama Aditya setelah ledakan menghantam konvoi kendaraan logistik

4. Praka Rico Pramudia: sempat mengalami kondisi kritis usai terkena tembakan tank Israel di Lebanon pada 29 Maret 2026 lalu. Ia mengembuskan nafas terakhir pada 24 April 2026.

Keempat prajurit TNI yang gugur di misi UNIFIL mendapat kenaikan pangkat dari Panglima TNI.

Editorial Team