Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Laksamana Widodo AS di TMP Kalibata
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ketika memimpin upacara pemakaman mantan Panglima TNI, Laksamana Widodo Adi Sutjipto. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)
  • Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu 25 Oktober 2026, dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
  • Sebelum pemakaman pukul 13.30 WIB, jenazah Widodo disemayamkan di Masjid Al Barkah Kodamar TNI AL; Menko Polkam Dudung Abdurachman memimpin upacara persemayaman.
  • Widodo wafat karena sakit pada 24 Oktober 2026. Ia merupakan Panglima TNI pertama dari Angkatan Laut, menjabat pada 1999-2002 setelah sebelumnya menjadi KSAL dan Wakil Panglima TNI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
24 Oktober 2026

Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia akibat sakit.

25 Oktober 2026

Jenazah Widodo disemayamkan di Masjid Al Barkah Kodamar TNI AL Jakarta sebelum dimakamkan di TMP Kalibata.

pukul 13.30 WIB

Widodo dimakamkan di TMP Kalibata dalam upacara militer yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemakaman militer mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
  • Who?
    Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin pemakaman Widodo Adi Sutjipto. Sejumlah pejabat, termasuk Sjafrie Sjamsoeddin, Maruli Simanjuntak, Dudung Abdurachman, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Suyudi Ario Seto, hadir.
  • Where?
    Pemakaman berlangsung di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Sebelumnya, jenazah Widodo disemayamkan di Masjid Al Barkah Kodamar TNI AL, Jakarta.
  • When?
    Widodo wafat pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Pemakaman dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026 pukul 13.30 WIB.
  • Why?
    Widodo Adi Sutjipto dimakamkan setelah meninggal dunia karena sakit, menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas.
  • How?
    Prajurit membawa peti berselimut bendera Merah Putih. Upacara mencakup penghormatan militer, pembacaan riwayat hidup, apel persada, dan peletakan karangan bunga atas nama negara, bangsa, serta TNI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Widodo Adi Sutjipto meninggal karena sakit. Ia dulu pemimpin TNI dan berasal dari Angkatan Laut. Pada Minggu siang, ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin upacara. Banyak pejabat datang dan mendoakan Widodo. Petinya dibawa prajurit dengan bendera merah putih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penghormatan militer yang dipimpin Panglima TNI, disertai kehadiran sejumlah tokoh negara dan pembacaan riwayat hidup, menandai penghargaan institusional atas dharma bakti Widodo Adi Sutjipto. Jejaknya sebagai Panglima TNI pertama dari Angkatan Laut juga memberi makna pada persemayaman tersebut, sementara doa dan dukungan kepada keluarga menghadirkan sisi kebersamaan di tengah duka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Suasana Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Minggu (25/10/2026) siang terlihat sendu. Sejumlah prajurit berbaju putih membawa peti yang diselimuti bendera merah putih.

Siang tadi merupakan jadwal pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto. Pemakaman itu dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Sejumlah pejabat tinggi di TNI terlihat hadir, mulai dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

"Upacara diisi penghormatan militer, pembacaan riwayat hidup, apel persada, serta peletakan karangan bunga atas nama negara, bangsa dan TNI," demikian isi keterangan tertulis Kemhan yang dikutip pada hari ini.

1. Menko Dudung jadi inspektur upacara persemayaman di Masjid Kodamar TNI AL

Prosesi pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana Widodo Adi Sutjipto di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

Sebelum dimakamkan di TMP Kalibata pukul 13.30 WIB, jenazah Widodo disemayamkan di Masjid Al Barkah Kodamar TNI Angkatan Laut (AL) Jakarta. Widodo sendiri merupakan Menko Polkam ke-10 pada periode 2004 hingga 2009.

"Dengan ini atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas wafatnya almarhum," ungkap Dudung di dalam keterangan tertulis.

Ia pun meminta kepada seluruh hadirin untuk mendoakan Widodo. Ia berharap amal dan dharma bakti yang pernah dilakukan Widodo bisa diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Kepada almarhum yang ditinggalkan, saya memahami bahwa dengan kepergian almarhum pasti membawa rasa sedih dan kehilangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar dapat menerima cobaan ini dengan penuh keikhlasan," katanya.

2. Laksamana TNI Purn. Widodo AS meninggal karena sakit

Prosesi pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana Widodo Adi Sutjipto di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

Sementara, ketika dikonfirmasi kepada Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, Widodo wafat karena sakit. Ia tutup usia pada Sabtu (24/10/2026).

"Beliau meninggal karena sakit. Kita semua berduka atas kepulangan beliau," ungkap Nas ketika dikonfirmasi.

3. Widodo AS jadi Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut

Mantan Panglima TNI, Laksamana Widodo Agus Sutjipto (kanan) ketika menerima kunjungan Prabowo Subianto. (Dokumentasi Tim Media Prabowo)

Widodo Adi Sutjipto merupakan perwira tinggi Angkatan Laut yang ditunjuk oleh Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid menjadi Panglima TNI pada 1999-2002. Penunjukan Widodo dianggap mengakhiri dominasi TNI Angkatan Darat di pucuk tentara. Sebelum Widodo, atau di masa transisi peralihan Orde Baru ke Reformasi, Panglima TNI dijabat Jenderal TNI (purnawirawan) Wiranto.

Lulusan Akademi Angkatan Laut Angkatan XIV (1968) ini memulai kariernya saat menjabat perwira senjata di KRI Irian (1968). Sekitar dua dekade kemudian, tahun 1986, Widodo dipercaya menjadi Komandan KRI Monginsidi (1986), Komandan KRI Ki Hajar Dewantara (1988), dan Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma (1989).

Perwira kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 1 Agustus 1944, ini kemudian dipercaya menjadi Kepala Staf Armada RI Kawasan Barat (1994-1995), lalu Panglima Armada RI Kawasan Barat (1995).

Di era Presiden BJ Habibie, saat jabatan Wakil Panglima TNI dihidupkan kembali, Widodo dipercaya memegang jabatan itu. Sebelum menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, ia adalah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).

Pangkat laksamana diraih Widodo pada 2 Februari 1999 setelah menjabat sebagai KSAL sejak 29 Juni 1998. Puncak karier militernya adalah menjadi Panglima TNI (Oktober 1999-18 Juni 2002).

Curated For You

Editorial Team

Related Article