Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Ruko di Jalan Surya Kencana Bogor Ludes Terbakar, Begini Kronologinya

3 min read
3 Ruko di Jalan Surya Kencana Bogor Ludes Terbakar, Begini Kronologinya
Wali Kota Bogor Cek Kebakaran di kawasan Surya Kencana. (Dok. Istimewa)
  • Kebakaran dini hari di Jalan Suryakencana, Bogor, menghanguskan tiga ruko empat lantai dan berdampak pada dua ruko lain; pemadaman serta pendinginan berlangsung hampir 11 jam.

  • Sebanyak 12 armada damkar dikerahkan, namun teralis, rolling door, dan jeruji besi menghambat akses ke titik api hingga beberapa gergaji petugas patah.

  • Api diduga dipicu korsleting kabel tua yang kurang terawat, lalu cepat membesar akibat baterai sepeda listrik serta tumpukan kertas dan barang mudah terbakar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bogor, IDN Times - Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan populer Jalan Suryakencana, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Minggu (25/10/2026) dini hari, menyisakan kerusakan fisik yang sangat parah.

Struktur bangunan tua empat lantai yang dipenuhi jeruji besi tebal serta tumpukan barang mudah terbakar membuat kobaran api bertahan hampir 11 jam dan meluluhlantakkan seluruh isi ruko.

"Yang terbakar langsung itu ada tiga ruko, yang terdampak tentu ada dua ruko lainnya. Hambatan petugas untuk masuk itu adalah teralis, rolling door, dan juga ada beberapa jeruji yang tadi kami mengalami kesulitan untuk menembus, bahkan gergaji kita cepat patah," ungkap Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Minggu.

  1. 1. Tiga ruko ludes terbakar hingga lantai 4

    Sejumlah armada pemadam kebakaran berada di lokasi kebakaran bangunan ruko di Jalan Surya Kencana.
    Tim Damkar Bangunan Bawa 12 Armada Padamkan Api Bangunan Ruko di Jalan Surya Kencana. (Dok. Istimewa)

    Kerusakan terparah melanda Ruko Sinar Harapan (toko sepeda), Ruko Gloria (toko mainan), dan Ruko Setia Bakti (toko alat tulis dan kelontong).

    Api yang menjalar cepat menghancurkan interior hingga lantai empat bangunan. Selain tiga ruko utama yang ludes, dua unit ruko yang berada tepat di sampingnya juga mengalami dampak kerusakan material akibat paparan suhu panas dan kepulan asap pekat.

    Kondisi fisik ruko yang terisolasi dengan perlindungan jeruji besi tebal serta rolling door yang terkunci rapat menjadi kendala utama operasi penanganan.

    Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor yang dipimpin Kabid Pemadaman M. Ade Nugraha harus berjuang menembus benteng besi tersebut hingga beberapa mata gergaji pemotong dilaporkan patah di lapangan.

    Sebanyak 12 armada damkar gabungan dikerahkan untum memadamkan api di lokasi tersebut, mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan padat.

    Ade menyebutkan bahwa setidaknya petugas membutuhkan waktu pemadaman selama 7 jam dan pendinginan 3 jam 40 menit karena kesulitan menembus titik api di lantai atas.

    "Hambatan petugas untuk masuk itu adalah teralis, kemudian rolling door, dan juga ada beberapa jeruji yang tadi kami mengalami kesulitan untuk menembus. Bahkan gergaji kita cepat patah," ungkap Ade.

  2. ​2. Baterai sepeda listrik dan stok kertas picu ledakan di lantai 4

    Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api selama 11 jam dalam penanganan kebakaran di lokasi.
    Damkar Berusaha padamkan api selama 11 Jam di kawasan Surya Kencana (Dok. Istimewa)

    Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, tingginya tingkat kerugian material dipicu oleh keberadaan bahan kimia baterai dan material mudah terbakar di dalam Ruko Sinar Harapan milik Hamdi, serta Ruko Setia Bakti milik Jabhari Jaya.

    Api dengan cepat menyambar komponen sepeda listrik serta tumpukan kertas alat tulis yang berada di lantai atas.

    "Toko sepeda kita juga menduga karena ada sepeda listrik, ada baterai, itu lebih cepat proses terbakarnya. Ini toko buku, kelontong yang juga kita kesulitan menembus awalnya. Ini lantai empat, agak sulit tadi tembus ke atas, asap tebal," papar Dedie.

  3. ​3. Pemicu diduga kabel tua

    Puing-puing sisa kebakaran di salah satu ruko yang terbakar di Jalan Surya Kencana, dengan bagian bangunan tampak rusak.
    Puing puing sisa kebakaran disalah satu ruko yang terbakar si Jalan Surya Kencana. (Dok. Istimewa)

    Dedie membeberkan dugaan sementara pemicu kebakaran berasal dari percikan korsleting instalasi kelistrikan ruko yang tidak terawat, sekaligus menepis isu liar di media sosial yang mengaitkan insiden ini dengan penyerangan geng motor.

    "Tadi hasil pengecekan sementara, dugaannya adalah instalasi kabel yang sudah tua, yang kurang terawat, dan mengakibatkan mungkin korsleting percikan api yang pertama," kata Dedie.

    "Jadi saya minta masyarakat, khususnya di wilayah Jalan Surya Kencana di mana banyak sekali toko-toko yang usianya sudah cukup tua, untuk memeriksa kembali instalasi listriknya," tambah dia.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More