Jakarta, IDN Times - Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, memberikan perintah siaga satu. Perintah ini tertuang dalam Telegram Panglima TNI NomorTR/283/2026 yang diteken Asisten Operasi Panglima TNI, Letnan Jenderal Bobby Rinal Makmun, Sabtu (7/3/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat negara atas memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pengamat militer Universitas Nasional, Dr. Selamat Ginting, menilai keputusan ini harus dibaca sebagai bentuk kewaspadaan tingkat tinggi, bukan tanda Indonesia akan terlibat perang.
