Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PDU TNI Mirip Tentara Korea Utara, Panglima: Di Asia Hampir Sama

3 min read
PDU TNI Mirip Tentara Korea Utara, Panglima: Di Asia Hampir Sama
PDU TNI baru (dok. Sekretariat Presiden)
  • PDU baru perwira TNI menampilkan garis merah di kerah, aksen emas di lengan, tanpa dasi, dan disebut Panglima TNI terinspirasi beskap serta kearifan lokal.
  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menilai kemiripan seragam dengan negara Asia, termasuk Korea Utara, bukan masalah karena model pakaian di kawasan tersebut hampir sama.
  • Puncak HUT ke-81 TNI di Mabes TNI digelar sederhana atas instruksi Presiden Prabowo karena banyak prajurit menangani bencana; upacara melibatkan 3.378 personel dan 38 alutsista.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ada penampilan tak biasa dari Pakaian Dinas Upacara (PDU) yang dikenakan perwira TNI di Upacara HUT ke-81 TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Kemiripan dengan seragam tentara Korea Utara terlihat di PDU TNI Angkatan Darat (TNI AU). Di bagian kerahnya, ada garis merah.

Sementara, di ujung tangannya, ada garis melingkar warna emas. Pada PDU sebelumnya, lapisan luar mirip jas dan berwarna polos, tanpa ada garis hitam di leher dan melingkar emas.

Kemudian, pada PDU TNI sebelumnya, pemakainya juga mengenakan dasi. Sementara yang baru, tidak terlihat dasi.

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, tak masalah apabila PDU baru tersebut disamakan dengan negara lain.

"Ya kan kita pakaian sama. Di Asia tuh pakaian hampir sama ya. Pakaian tuh hampir sama di ASEAN ya, hampir sama," ujar Agus di Mabes TNI.

Agus mengatakan, saat berkunjung ke negara tertentu di Asia, seragamnya saling memiliki kesamaan.

"Daerah-daerah lain kalau saya ke luar negeri juga hampir sama sih pakaiannya. Lagian kan dulu satu rumpun kan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Agus mengatakan, PDU TNI model baru ini juga mengambil kearifan lokal. Karena modelnya mirip dengan beskap.

"Filosofinya, jadi kita kebudayaan. Jadi kita lebih ke... ini kan beskap ya, kearifan lokal supaya kita bisa mandirilah secara pakaian. Punya ciri khas bahwa pakaian yang digunakan oleh TNI secara budaya Indonesia mewakili, beskap kan, beskap," ucap dia.

Puncak peringatan HUT ke-81 TNI diadakan lebih sederhana di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Perubahan konsep puncak HUT TNI merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Maka, tidak ada parade alutsista dan fly pass di atas udara Mabes TNI Cilangkap seperti tahun lalu.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, mengatakan alasan perubahan perayaan puncak HUT ke-81 TNI digelar lebih sederhana, lantaran banyak prajurit TNI yang sedang melaksanakan penanganan bencana.

"Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana, karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana," ungkap Nas kepada IDN Times melalui pesan pendek, Selasa, 22 September 2026.

Meski begitu, HUT TNI hari ini tetap dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan informasi yang IDN Times dapatkan, komandan upacara adalah Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto yang sehari-hari menjabat sebagai Pangkogabwilhan III. Tema HUT ke-81 TNI yakni "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur."

Kegiatan upacara di Mabes TNI Cilangkap melibatkan 3.378 personel TNI dan sipil, serta 38 alutsista. Selain itu, Prabowo juga akan meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dan Pangdamnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

    Related Articles

    See More