Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Idul Adha, Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
PT Pegadaian kembali menyalurkan bantuan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hal ini secara konsisten dilakukan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada tahun ini, total hewan kurban yang didistribusikan oleh Pegadaian mencapai 913 ekor, yang terdiri dari 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing. (Dok. Pegadaian)
  • PT Pegadaian menyalurkan 913 hewan kurban, terdiri dari 212 sapi dan 701 kambing, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan pada Idul Adha 1447 H.
  • Distribusi dilakukan merata dari kantor pusat hingga cabang, melibatkan Bank Sampah binaan serta pondok pesantren untuk memperluas manfaat sosial dan mempererat hubungan dengan komunitas lokal.
  • Program ini menjadi wujud komitmen Pegadaian terhadap pilar Sosial dalam ESG dan mendukung SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui penyaluran daging kurban kepada masyarakat prasejahtera di berbagai daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Pegadaian menyalurkan 913 hewan kurban, terdiri dari 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing, dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
  • Who?
    Penyaluran dilakukan oleh PT Pegadaian bersama karyawan, dengan koordinasi Direktur Jaringan dan Operasi Eka Pebriansyah serta dukungan Bank Sampah binaan dan sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah.
  • Where?
    Kegiatan distribusi berlangsung melalui Kantor Pusat Pegadaian di Jakarta, 12 Kantor Wilayah, serta jaringan kantor area dan cabang di seluruh Indonesia hingga ke pelosok daerah.
  • When?
    Penyaluran dilakukan pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei lalu di outlet Pegadaian Kebon Nanas Jakarta.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, meningkatkan nilai kemanfaatan sosial perusahaan, serta mendukung komitmen pilar Sosial dalam ESG dan target Sustainable Development Goals poin Tanpa Kelaparan.
  • How?
    Hewan kurban disalurkan secara merata melalui struktur organisasi Pegadaian dari pusat hingga cabang. Seluruh hewan telah diseleksi agar layak konsumsi sebelum dibagikan kepada masyarakat prasejahtera dan dhuafa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pegadaian kembali menyalurkan bantuan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hal ini secara konsisten dilakukan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada tahun ini, total hewan kurban yang didistribusikan oleh Pegadaian mencapai 913 ekor, yang terdiri dari 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing.

1. Kurban disalurkan secara merata melalui kantor pusat hingga kantor cabang

PT Pegadaian kembali menyalurkan bantuan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hal ini secara konsisten dilakukan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada tahun ini, total hewan kurban yang didistribusikan oleh Pegadaian mencapai 913 ekor, yang terdiri dari 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing. (Dok. Pegadaian)

Seluruh bantuan hewan kurban tersebut disalurkan secara merata melalui Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Area, Kantor Cabang, hingga melibatkan ekosistem binaan seperti Bank Sampah binaan Pegadaian serta bantuan ke sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah Indonesia. Keterlibatan Bank Sampah binaan dalam penyaluran kurban ini menjadi nilai tambah strategis untuk memperkuat hubungan kemitraan di bidang lingkungan serta pemberdayaan komunitas lokal di daerah.

"Kegiatan penyaluran hewan kurban ini merupakan agenda tahunan perusahaan bersama karyawan, sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja positif yang diraih operasional perusahaan, sekaligus komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap, melalui momentum Idul Adha ini, amanah dari Insan Pegadaian dapat memberikan manfaat pangan yang merata bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sekitar wilayah kerja operasional Pegadaian," ujar Eka Pebriansyah, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian.

2. Upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan nilai kemanfaatan sosial

Gedung Pegadaian (Dok. Pegadaian)

Secara perinci, Kantor Pusat Pegadaian mengoordinasikan penyaluran sebanyak 65 ekor sapi dan 39 ekor kambing. Selebihnya disebarkan secara masif melalui 12 Kantor Wilayah Pegadaian, guna memastikan bahwa kebermanfaatan kurban ini tidak hanya terpusat di ibu kota saja, melainkan menjangkau seluruh wilayah hingga ke pelosok Indonesia.

Eka juga menyampaikan bahwa seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui proses seleksi, sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan nilai kemanfaatan sosial perusahaan yang sejalan dengan semangat kebersamaan Brilian Ways.

3. Upaya Pegadaian menerapkan komitmen pilar Sosial dalam ESG

ilustrasi kurban (pixabay.com/mufidpwt)

Sebelumnya Rohis Pegadaian juga telah menyalurkan total 22 hewan kurban yang diproyeksikan menghasilkan sekitar 4.500 paket daging kurban berkualitas tinggi. Paket kurban tersebut diserahkan secara tepat sasaran kepada kaum mustahiq serta masyarakat sekitar yang berhak menerima. Penyerahan dilakukan di outlet Pegadaian Kebon Nanas Jakarta, pada Jumat (29/05) lalu.

Melalui momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pegadaian menerapkan komitmen pilar Sosial dalam ESG. Langkah ini juga menjadi kontribusi nyata Pegadaian dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada SDG 2, yakni Tanpa Kelaparan. Dengan menyalurkan total 913 ekor hewan kurban, Pegadaian secara strategis menargetkan distribusi pangan berbasis protein hewani berkualitas tinggi ini kepada masyarakat prasejahtera, dhuafa, serta masyarakat di sekitar lingkungan unit kerja operasional. (WEB)

Editorial Team

Related Article