Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pegawai Toko Roti di Cengkareng Dibacok, Pelaku Ditangkap di Bogor
ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)
  • Seorang pegawai toko roti di Cengkareng tewas setelah dibacok pelaku usai cekcok akibat insiden nyaris tabrakan motor di jalan.
  • Polisi berhasil menangkap terduga pelaku berinisial RS di Kabupaten Bogor pada malam hari setelah melacak rekaman CCTV dan memeriksa saksi.
  • Dalam penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti seperti celurit, sepeda motor, helm, pakaian pelaku, serta rekaman CCTV untuk memperkuat proses hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
4 Mei 2026

Seorang pegawai toko roti dibacok di Jalan Pedongkelan Belakang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat sekitar pukul 13.40 WIB. Korban meninggal dunia akibat luka bacok di dada kiri dan pelaku melarikan diri.

4 Mei 2026 malam

Sekitar pukul 22.00 WIB pada hari yang sama, polisi menangkap terduga pelaku RS di wilayah Kabupaten Bogor setelah melakukan olah TKP dan menelusuri rekaman CCTV.

5 Mei 2026

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan bahwa penyidik masih mendalami kasus tersebut serta mengamankan sejumlah barang bukti seperti celurit, motor, helm, pakaian pelaku, dan rekaman CCTV.

kini

Penyidik melanjutkan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum lebih lanjut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang pegawai toko roti di Cengkareng tewas setelah dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit. Polisi telah menangkap terduga pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti terkait kejadian tersebut.
  • Who?
    Korban adalah pegawai toko roti yang belum disebutkan identitasnya, sementara pelaku berinisial RS telah ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Pelaku kemudian ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 13.40 WIB. Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB.
  • Why?
    Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa bermula dari cekcok antara korban dan pelaku akibat insiden nyaris tabrakan sepeda motor di jalan sekitar lokasi kejadian.
  • How?
    Cekcok antara keduanya berujung kekerasan ketika pelaku membacok korban dengan celurit hingga tersungkur. Polisi menelusuri CCTV dan saksi untuk melacak pelaku sebelum akhirnya menangkapnya
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada pegawai toko roti di Cengkareng yang dibacok sama orang waktu siang hari. Katanya mereka berdua sempat marah-marah karena motor hampir tabrakan. Orang itu pakai celurit dan korban meninggal. Polisi cari pelaku pakai CCTV dan akhirnya tangkap dia di Bogor malamnya. Sekarang polisi lagi periksa pelaku dan barang buktinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa di Cengkareng tragis, respons cepat kepolisian menunjukkan komitmen kuat terhadap penegakan hukum. Dalam waktu kurang dari sehari, pelaku berhasil ditangkap berkat penyelidikan yang sistematis melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, dan analisis rekaman CCTV. Langkah ini mencerminkan profesionalisme aparat serta upaya menjaga ketertiban dan rasa aman masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seorang pegawai toko roti dibacok di Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, korban meninggal dunia setelah mengalami luka bacok pada bagian dada kiri.

“Korban mengalami luka pada bagian dada kiri. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

1. Pelaku dan korban diduga terlibat cekcok

Ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Mia Amalia)

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat korban dan terduga pelaku terlibat cekcok di sekitar lokasi kejadian. Perselisihan itu diduga dipicu persoalan di jalan setelah sepeda motor pelaku nyaris menabrak motor korban.

“Cekcok tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan. Terduga pelaku diduga membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban tersungkur di lokasi kejadian,” ujar Budi.

2. Pelaku ditangkap di Kabupaten Bogor

Ilustrasi pembunuhan (IDN Times)

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan itu, tim berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan terduga pelaku.

“Pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB, terduga pelaku RS ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor. Pelaku kemudian dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi.

3. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti

Ilustrasi pembunuhan (IDN Times)

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih biru, satu bilah celurit, helm, pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian, serta rekaman CCTV di lokasi.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa terduga pelaku, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional,” ujar dia.

Editorial Team