Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penanganan Kathutla di Berau: Operasi Modifikasi Cuaca Andalkan Bibit Hujan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat melakukan peninjauan karhutla di Berau, Rabu (26/8/2026). (dok. Kemenhut)
  • Raja Antoni menyebut hujan sebagai cara paling efektif untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
  • Pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di Berau karena wilayah itu masih memiliki bibit awan hujan.
  • El Nino yang disebut sangat kuat menjadi tantangan, sementara pemerintah telah melakukan OMC sejak Januari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?
Vote Now
Januari

Pemerintah telah melakukan OMC untuk mengantisipasi kekeringan dan potensi kebakaran, terutama dengan membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi.

Rabu (26/8/2026)

Raja Antoni meninjau karhutla di Berau. OMC di Berau telah memasuki hari ketiga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?
Vote Now
  • What?
    Pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Berau.
  • Who?
    Menteri Kehutanan Raja Antoni dan pemerintah terlibat dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca.
  • Where?
    Operasi Modifikasi Cuaca digelar di Berau, salah satu wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan.
  • When?
    Rabu (26/8/2026), saat Raja Antoni meninjau karhutla di Berau. OMC di wilayah itu telah memasuki hari ketiga.
  • Why?
    Hujan disebut cara paling efektif membantu memadamkan karhutla, sementara musim kemarau dan El Nino sangat kuat menjadi tantangan.
  • How?
    OMC dilakukan dengan menyemai awan hujan yang masih tersedia, serta membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?
Vote Now

Raja Antoni berkata hujan bisa membantu memadamkan api di hutan dan lahan. Pemerintah memakai Operasi Modifikasi Cuaca di Berau karena masih ada awan hujan. Operasi itu sudah masuk hari ketiga. Mereka juga sudah melakukan OMC sejak Januari untuk menghadapi tanah kering dan kemungkinan kebakaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?
Vote Now

Upaya pemerintah menggunakan OMC di wilayah yang memiliki bibit awan hujan menunjukkan penanganan karhutla juga dilakukan melalui langkah antisipasi. Pelaksanaan sejak Januari untuk membasahi daerah gambut serta perhatian terhadap dampak bagi masyarakat dan satwa liar menjadi bagian dari upaya yang disebut Menhut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut, hujan menjadi cara paling efektif untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Karena itu, pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan, termasuk Berau.

“Cara yang paling efektif untuk memadamkan itu ya hujan. Kalau ada hujan alam alhamdulillah, tapi karena memang musim kemarau biasanya tidak ada hujan,” kata Raja Antoni saat melakukan peninjauan karhutla di Berau, Rabu (26/8/2026).

1. Berau memiliki bibit awan hujan untuk disemai

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau, Kalimantan Timur. (Dok. Kemenhut)

Menhut mengatakan, OMC di Berau telah memasuki hari ketiga. Menurutnya, Berau menjadi salah satu wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan untuk disemai.

“Berau alhamdulillah masih ada awan hujan yang bisa disemai, dan kami sudah sepakati, di mana pun di daerah di Indonesia ini yang ada bibit hujannya kita akan adakan OMC,” ujar Menhut.

2. Menhut singgung El Nino yang sangat kuat

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) setelah hasil pengawasan menemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada areal yang mereka kelola dengan total luas mencapai 1.511,55 hektare di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. (Dok. Kemenhut)

Menhut Raja Antoni mengatakan kondisi El Nino yang disebutnya sangat kuat menjadi tantangan dalam penanganan Karhutla. Dia membandingkan kondisi tersebut dengan El Nino 2015, ketika 2,6 juta hektare lahan kawasan dan non-kawasan terbakar.

“Apalagi sekarang masuk El Nino sangat kuat, ini sama dengan 2015. Kalau kita melihat referensinya itu sebenarnya ini kekuatan El Nino ini sama dengan 2015,” katanya.

3. OMC digelar sejak Januari

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8/2026). (dok. Kemenhut)

Dia juga menyebut pemerintah telah melakukan OMC sejak Januari untuk mengantisipasi kekeringan dan potensi kebakaran, terutama dengan membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi.

“Hari ini saya datang ke Berau untuk memastikan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak negatif kepada masyarakat, tapi juga jangan sampai berdampak negatif terhadap satwa liar kita, terutama orangutan yang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur, Berau, bahkan dunia,” kata Menhut.

Sampaikan pilihanmu soal OMC di daerah berbibit awan

Perlukah OMC digelar di daerah yang punya bibit awan hujan?

See More
Perlu digelar
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak perlu digelar

Curated For You

Editorial Team

Related Article