Jakarta, IDN Times - Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro memprediksi bergabungnya PDIP ke dalam koalisi Prabowo-Gibran usai pemilihan umum (pemilu) 2024 masih terang.
Terlebih, dia mengatakan, PDIP juga belum berani mengambil sikap yang tegas seperti PKS untuk menjadi oposisi atau tidak dalam lima tahun ke depan.
Hal itu juga tampak jelas dari perbedaan sikap di kalangan elite PDIP terkait hak angket kecurangan pemilu. Menurut dia, ketegasan terhadap hak angket ini juga dapat diartikan untuk posisi PDIP mau bergabung ke dalam pemerintahan atau berdiri sebagai oposisi.
“(Prediksi PDIP gabung koalisi) masih remang-remang belum terang-benderang,” ujar Bawono Kumoro kepada IDN Times, Selasa (16/4/2024).
