Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ricuh Satpol PP Lawan Pekerja Proyek di Blok M karena Cabut Pentil

2 min read
Ricuh Satpol PP Lawan Pekerja Proyek di Blok M karena Cabut Pentil
ilustrasi perkelahian (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Video media sosial merekam kericuhan antara pekerja proyek dan petugas Satpol PP di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

  • Kericuhan disebut bermula setelah kendaraan pekerja proyek terkena Operasi Cabut Pentil Dishub dan terjadi provokasi.

  • Seorang anggota Satpol PP mengalami luka robek di dahi, sementara manajemen proyek meminta maaf dan siap bertanggung jawab.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah video di media sosial merekam detik-detik kericuhan antara pekerja proyek di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, dengan petugas Satpol PP. Salah satu pengunggah video adalah pemilik akun Thread dengan nama pengguna @Uhuymoyo.

Dalam video terlihat sejumlah orang memakai helm proyek warna hijau, oranye, serta putih dan sejumlah petugas Satpol PP saling dorong. Bahkan, dalam video terlihat beberapa orang memukul dan melempar helmnya.

Pemilik akun menarasikan bahwa kericuhan disebabkan oleh Satpol PP yang menindak penjual nasi bungkus.

"Manusia siapa yang tak akan marah bila waktunya rehat mau makan, tapi penjual nasi bungkusnya mau diobrak-abrik sama petugas," tulis pemilik akun disertai video yang diunggah pada Minggu (11/10/2026).

  1. 1. Berawal dari Cabut Pentil

    Juru bicara Pramono-Rano, Chico Hakim (Youtube.com/IDN Times)
    Chico Hakim (Youtube.com/IDN Times)

    Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Chico Hakim, mengecam aksi tersebut. Menurutnya, saat itu tengah berlangsung penertiban pedagang kaki lima dan parkir liar yang kerap diadukan masyarakat.

    Chico mengeklaim awalnya penertiban berlangsung kondusif. Namun, mendadak 'panas' karena ada salah satu pekerja proyek yang terkena operasi cabut pentil.

    "Situasi baru memanas setelah kendaraan pekerja proyek kena Operasi Cabut Pentil Dishub, lalu ada provokasi," jelas Chico melalui akun Threads-nya.

    "Saat petugas mau pergi, ada yang menyiram air got dan melempar batu. Salah satu anggota Satpol PP kena hantaman helm sampai dahi robek dan dijahit. Petugas coba meninggalkan lokasi, tapi dikejar sampai lampu merah CSW dan ada dugaan pemukulan terhadap Kasatpol PP," lanjutnya.

  2. 2. Manajemen meminta maaf dan siap tanggung jawab

    Juru bicara Pramono-Rano, Chico Hakim (Youtube.com/IDN Times)
    Chico Hakim (Youtube.com/IDN Times)

    Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, manajemen telah meminta maaf ke Camat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurutnya, mereka siap bertanggung jawab.

    "Manajemen proyek sudah minta maaf ke Camat, siap tanggung jawab biaya pengobatan dan membantu identifikasi pelaku," ujarnya.

    "Ketertiban perlu dijaga, kekerasa terhadap petugas yang sedang bertugas tetap tidak bisa dibenarkan," lanjutnya.

  3. 3. Seorang Anggota Satpol PP robek di bagian dahi

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.
    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Terpisah, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, kejadian itu berawal dari Operasi Cabut Pentil oleh petugas Dinas Perhubungan.

    Saat petugas hendak meninggalkan lokasi, ada sejumlah orang yang menyiramkan air got dan melempar batu ke arah petugas. Kericuhan membuat petugas Satpol PP mengalami luka robek

    "Dalam kejadian tersebut seorang Anggota Satpol PP kecamatan Kebayoran Baru mengalami luka robek di bagian dahi akibat hantaman helm proyek," ujar Satriadi dalam keterangannya.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More