Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
(Tolong cek lagi editor) Delapan warsa bukanlah perjalanan singkat. Tepat pada 1 Juli 1946, Jawatan Kepolisian menjadi kesatuan mandiri yang berada di bawah pemerintah Republik Indonesia. Sejak itu, Polri harus terus berperan dalam mempertahankan kemerdekaan dan tumbuh seirama dengan perjuangan bangsa hingga kini dapat berdiri tegak di usia ke-80 dengan semangat pengabdian yang tidak pernah padam. Untuk itu peringatan Hari Bhayangkara tahun ini kembali mengusung tema: Polri untuk Masyarakat. Sebagai penegasan komitmen institusi untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Yang kami muliakan Bapak Presiden serta para hadirin yang saya hormati. Perkembangan lingkungan global saat ini semakin tidak menentu. Perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang, hingga meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di berbagai kawasan memberikan pengaruh besar bagi tatanan perekonomian global termasuk Indonesia.
Menghadapi tantangan tersebut, Bapak Presiden telah memberikan instruksi guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan dan energi. Polri berkomitmen untuk mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah demi terjaganya stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa.
Dalam mewujudkan swasembada pangan, Polri terus melaksanakan program pemanfaatan lahan produktif, pekarangan pangan bergizi, mengawasi proses distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, serta menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi kredit usaha rakyat bagi para petani. Bersama dengan Kementan RI, stakeholder terkait, dan 30.548 Poktan, kami terus mendorong penanaman komoditas jagung secara berkelanjutan pada potensi lahan seluas 1,37 juta hektar. Puji syukur sejak tahun 2025 hingga kuartal II 2026 telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi mencapai 5,7 juta ton.
Polri juga memfasilitasi 30 Poktan di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, NTB, untuk mengembangkan komoditas bawang putih melalui penanaman pada lahan seluas 948 hektar dengan hasil panen mencapai 18.960 ton. Kami juga memperluas wilayah tanam di Kabupaten Karanganyar, Temanggung, Lampung Barat, dan Tanggamus dengan luas lahan mencapai 127,5 hektar.
Kami juga menghadirkan sejumlah inovasi seperti penerapan metode pertanian modern, penggunaan bibit unggul, pemanfaatan pupuk organik presisi berbahan enceng gondok, pengembangan mobile rotary dryer, pengolahan limbah tongkol jagung menjadi briket arang, serta pengembangan pupuk presisi berbasis batubara yang dapat menaikkan pH tanah sekaligus merestorasi unsur hara hingga pembangunan 29 gudang ketahanan pangan Polri. Kami percaya dengan semangat kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat, Indonesia dapat mempertahankan kemandirian dan menjaga ketersediaan pangan nasional yang berkelanjutan.
Guna mewujudkan swasembada energi, Polri berkontribusi melalui penghematan penggunaan energi di lingkungan kantor, pemanfaatan CNG pada 50 SPBG Polri, serta penegakan hukum terhadap tindak pidana migas secara profesional dan berkeadilan. Sepanjang tahun 2006, kami telah mengungkap 464 tindak pidana bidang energi, menetapkan 594 tersangka, serta menyita berbagai barang bukti seperti 669.000 liter solar, 80.000 liter pertalite, hingga 30.000 unit elpiji berbagai ukuran dengan estimasi penyelamatan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 756 miliar. Salah satu kasus menonjol yang berhasil kami ungkap yaitu penyalahgunaan pengangkutan 120.000 liter biosolar bersubsidi dengan barang bukti berupa 1 kapal tanker, 2 unit kapal SPOB, dan 7 truk transporter.
Melalui Satgas Pangan, Polri berperan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting, memutus rantai distribusi yang merugikan petani seperti tengkulak, sehingga dapat menjaga harga jual di tingkat petani, serta mengungkap berbagai tindak pidana terkait komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, elpiji, dan BBM bersubsidi. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu klarifikasi terhadap 173 perusahaan kelapa sawit yang terindikasi membeli tandan buah segar dengan harga tidak wajar. Kami meyakini berbagai langkah strategis di kedua sektor tersebut dapat mendukung terwujudnya stabilitas fundamental perekonomian bangsa di tengah dinamika global yang kian kompleks.
Yang kami muliakan Bapak Presiden serta para hadirin yang saya banggakan. Polri terus berperan aktif dalam mengamankan berbagai program pemerintah lainnya agar bisa benar-benar hadir menyentuh masyarakat seperti pemenuhan gizi, konektivitas antar wilayah, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, hingga perlindungan hak-hak pekerja.
Pada program makan bergizi, Polri menargetkan 1.500 SPBG Polri di tahun 2026. Adapun hingga bulan Juni ini telah terdapat 1.415 SPBG dengan rincian 828 SPBG telah operasi, 227 SPBG dalam tahap operasi, dan 360 SPBG dalam tahap pembangunan, termasuk 33 di antaranya dibangun pada daerah 3T. Seluruh SPBG tersebut diperkirakan dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja.
SPBG Polri telah memiliki 348 sertifikat laik higiene sanitasi, 146 sertifikat jaminan produk halal, 285 sertifikat uji lab air, 305 chef terlatih, serta telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 menu beragam sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan terpenuhinya standar nutrisi. Termasuk penggunaan sarana pendukung lainnya seperti tandon air stainless, filter air dan filter reverse osmosis, water heater, bio tank IPAL, steamer food tray, rack food tray, UV dan test kit guna menerapkan prinsip food safety secara konsisten dalam pengolahan sehingga sampai dengan saat ini alhamdulillah SPBG Polri berhasil mempertahankan zero accident.
Polri juga terus mengembangkan sumber pangan atau rantai pasok pangan mandiri seperti green house, kolam ikan, bioflok, budidaya sapi, kambing, dan ayam, serta gudang sentral bahan pokok. Melalui langkah tersebut, Polri membangun ekosistem supply chain yang melibatkan 12.420 UMKM termasuk kelompok petani, peternak, nelayan, dan koperasi sehingga dapat mendorong kesejahteraan pelaku usaha lokal.
Pada sisi lainnya, dalam memperlancar mobilitas dan meningkatkan pergerakan roda perekonomian daerah, Polri membangun 775 unit jembatan Merah Putih Presisi di seluruh Indonesia, di mana 711 di antaranya telah selesai dibangun dan 64 lainnya dalam proses pembangunan yang akan tuntas bulan ini. Masifnya pembangunan SPBG dan jembatan telah mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat. Program MBG telah mendukung perbaikan kualitas kesehatan melalui peningkatan akses terhadap makanan bergizi, sedangkan pembangunan jembatan telah membantu dalam mendekatkan masyarakat pada berbagai fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, dan berbagai layanan prioritas lainnya.
Untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, Polri bersama Yayasan YKB, Yayasan Kader Bangsa Indonesia, dan para pemerhati pendidikan membangun SMA Kepala Taruna Bhayangkara yang alhamdulillah pada 11 Juni 2026 telah meraih sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme sehingga setara dengan lembaga pendidikan kelas dunia serta alumnus dapat memiliki kesempatan besar untuk meneruskan pendidikan di 20 universitas terbaik di dunia. Saat ini SMA KTB akan memulai pendidikan untuk angkatan kedua sebanyak 180 siswa-siswa dengan rata-rata IQ di atas 120 yang diseleksi dari 14.582 pendaftar.
Untuk memajukan industri nasional dan menunjang ekosistem kemandirian teknologi keamanan, kami meningkatkan penggunaan barang produksi dalam negeri sebagai pendukung peralatan dan perlengkapan kepolisian seperti kaos anti sayat, baju anti panah, baju anti radiasi, hingga berbagai kendaraan khusus yang digunakan dalam memelihara kamtibmas. Salah satunya mobil dan sepeda motor listrik hasil konversi dari kendaraan berbahan bakar fosil yang sudah tidak berfungsi menjadi sepeda motor dan mobil listrik. Berkenan kiranya apabila Bapak Presiden ada waktu meluangkan untuk menengok di pameran Expo Bhayangkara, barangkali 5 menit, Pak.
Polri juga berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri hingga tingkat wilayah sebagai wadah penguatan dialog dan kolaborasi dalam penyelesaian berbagai permasalahan ketenagakerjaan serta hubungan industrial. Desk ini telah memfasilitasi 4.216 buruh terdampak PHK untuk kembali berkarya serta menangani 267 tindak pidana ketenagakerjaan dan 40 di antaranya diselesaikan melalui restorative justice. Melalui berbagai upaya tersebut, Polri memperoleh penghargaan dari ITUC atas kerja keras dan dedikasi dalam memberikan perlindungan kepada buruh.
Yang kami muliakan Bapak Presiden serta para hadirin yang saya hormati. Kami memahami bahwa stabilitas kamtibmas merupakan kunci utama keberlanjutan pembangunan nasional. Karena itu kami terus mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam memelihara kamtibmas, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum secara profesional.
Dalam mengawal agenda nasional dan internasional, Polri menyelenggarakan berbagai operasi terpusat maupun kewilayahan untuk mengamankan kunjungan tamu kenegaraan, event skala domestik dan global, libur Nataru serta Idul Fitri, termasuk membantu penanganan bencana. Bersama-sama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan stakeholder terkait, Polri telah menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik sehingga dapat mengurangi jumlah kecelakaan hingga 5,3% dan menekan fatalitas sampai 30,4%. Survei indikator menunjukkan 85,3% pemudik puas dengan penyelenggaraan operasi tersebut. Keberhasilan pengamanan ini juga mendorong perputaran uang hingga Rp 161,8 triliun yang turut berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Pada penanganan bencana alam di Sumatera, Polri mengerahkan 4.106 personel untuk membantu pendistribusian bantuan logistik, mengoperasikan ratusan alat berat, memberikan layanan kesehatan bagi puluhan ribu korban, melakukan pencarian korban dengan melibatkan unit K-9, evakuasi dan identifikasi terhadap 1.146 jenazah korban. Membangun 47 jembatan di mana 6 di antaranya merupakan jembatan bailey serta 351 sumur bor dan 300 hunian tetap guna mempercepat pemulihan wilayah dan meringankan beban masyarakat terdampak.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga terus ditingkatkan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan kepolisian seperti patroli dialogis, Jumat Curhat, dan Minggu Kasih. Pendekatan ini menjadi sarana untuk mengidentifikasi persoalan dan menyerap aspirasi secara langsung serta menghadirkan solusi implementatif. Akses publik terhadap layanan kepolisian juga diperluas melalui transformasi digital. Polri telah menghadirkan Super Apps Polri yang memuat SKCK online, perpanjangan SIM, dan STNK online serta berbagai fitur layanan lainnya pada bidang penegakan hukum.
Digitalisasi diwujudkan melalui layanan konsultasi reserse yang dapat dilakukan secara luring maupun daring. Sementara itu aspek pengawasan diperkuat melalui Dumas Presisi, Whistleblowing System, dan QR Code Propam Polri yang tersebar di berbagai fasilitas publik maupun lokasi strategis lainnya. Guna meningkatkan quick response, optimalisasi layanan 110 juga senantiasa dilakukan secara berkelanjutan. Layanan yang telah beroperasi pada 34 Polda dan 508 Polres ini didesain dengan waktu respons panggilan maksimal 10 detik. Akses tersebut, layanan ini juga telah ditingkatkan melalui fitur live chat pada aplikasi Super Apps Polri. Berbagai digitalisasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk memperluas kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kepolisian.
Pada sisi lain sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri dalam bidang tata kelola sumber daya manusia, Polri melaksanakan pembaharuan sistem rekrutmen dengan mengedepankan pemanfaatan teknologi serta pengawasan partisipatif yang melibatkan unsur internal dan eksternal seperti Kompolnas, Ombudsman, serta perguruan tinggi. Reformasi tersebut juga dilaksanakan pada aspek pendidikan, pembinaan karier, serta perawatan personel guna membangun manajemen SDM yang meritokratis, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Pada bidang rekrutmen Polri memberikan kesempatan kepada 160 atlet berprestasi pada ajang SEA Games, PON, dan berbagai kejuaraan lainnya untuk dapat mengabdi melalui institusi Polri berdasarkan rekrutmen proaktif dengan kategori pencarian bakat atau talent scouting.
Untuk terus memperkuat budaya inklusif, Polri telah membuka ruang pengabdian bagi 21 penyandang disabilitas untuk menjadi bagian dari insan Bhayangkara. Komitmen tersebut diperkuat melalui pengembangan Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO pada 11 Polda serta 22 Polres yang sebagian besar diawaki oleh polisi wanita sehingga penanganan perkara dapat dilaksanakan secara lebih responsif memunculkan rasa aman dan nyaman bagi korban, khususnya wanita dan anak.
Langkah tersebut tercermin dari pengungkapan sejumlah kasus menonjol antara lain kekerasan terhadap 110 anak di sebuah daycare yang melibatkan 13 tersangka, penyekapan korban perempuan di Bandung, serta perkara love scamming dengan metode pig butchering yang melibatkan 39 tersangka di mana 11 di antaranya merupakan WNA.
Polri juga telah terus mengoptimalkan penanganan terhadap tiga tindak pidana yang menjadi atensi Bapak Presiden Republik Indonesia yang disampaikan pada saat kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba bulan Oktober silam, yaitu pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan perjudian daring. Dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, pada tahun 2026 Polri telah mengungkap 24.837 perkara, menetapkan 32.792 tersangka, menyita barang bukti berupa 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 63.000 butir ekstasi, 59,2 juta butir obat keras, dan berbagai jenis narkotika lain senilai Rp 10,4 triliun serta menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Polri juga berusaha untuk melakukan transformasi 148 kampung narkoba dan saat ini menjadi kampung bebas dari narkoba.
Pencegahan terhadap kebocoran keuangan negara juga terus dilakukan melalui pembentukan Satgas Optimalisasi Penerimaan Negara atau OPN dan Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan. Bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea Cukai Kemenkeu RI, Satgas OPN telah mengungkap ekspor ilegal 87 kontainer fatty matter dan POME. Di sisi lain Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan telah mengungkap 47 perkara, menetapkan 24 tersangka dengan salah satu kasus yang menonjol yaitu pengungkapan tindak pidana penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia.
Secara konsisten kami meningkatkan pemberantasan terhadap dampak negatif perjudian daring dengan melakukan pengungkapan 718 kasus, penetapan 1.164 tersangka, menyita barang bukti sejumlah Rp 1,75 triliun, dan pemblokiran 278.000 situs dan konten perjudian daring bersama-sama dengan Kementerian Komdigi. Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap adalah perjudian daring jaringan internasional yang melibatkan 322 warga negara asing yang mengelola 145 domain. Pada kasus tersebut 291 warga negara asing telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penanggulangan aksi teroris juga kami lakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan soft approach dan hard approach sehingga dapat mempertahankan zero terrorist attack sejak tahun 2023. Polri melakukan penanganan terhadap dampak dari peristiwa ledakan di SMA 72 serta bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait untuk mengantisipasi berkembangnya fenomena nihilistic violent extremism dengan melakukan penanganan terhadap 137 anak terpapar radikalisme dan 130 anak terpapar kekerasan.
Polri senantiasa bertransformasi guna menghadirkan sosok yang humanis salah satunya diwujudkan dengan mengubah paradigma pengamanan unjuk rasa menjadi pelayanan penyampaian pendapat. Namun demikian, jika terdapat pelaku aksi anarkis Polri akan melakukan tindakan tegas terukur agar kamtibmas tetap terjaga. Seluruh upaya Polri itu merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjamin terwujudnya keamanan dalam negeri sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan kondusif.
Berdasarkan The Global Safety Report 2025 oleh Gallup, 83% masyarakat Indonesia merasa aman ketika berjalan sendirian di malam hari. Selain itu pelaksanaan tugas Polri juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Juni 2026 menyatakan bahwa terjadi peningkatan kepercayaan publik kepada Polri dari 76,2% menjadi 80,6% serta 82,4 persen responden yakin bahwa kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang. Tentunya hasil tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa meningkatkan kualitas layanan dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif agar bangsa kita siap menyambut momentum bonus demografi sebagai titik tolak mewujudkan NKRI yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Yang kami muliakan Bapak Presiden serta para hadirin yang berbahagia. Pada momentum yang teristimewa ini, perkenankan kami menyampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan Bapak Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia, seluruh mitra DPR RI, pemerintah, dan stakeholder terkait serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung proses penyempurnaan regulasi Undang-Undang Polri yang selama ini telah berlaku lebih dari 24 tahun. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengawal berbagai kepentingan nasional dalam upaya mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama. Demi mewujudkan asa tersebut dibutuhkan tekad dari seluruh komponen bangsa untuk saling bahu-membahu dan kami menyadari bahwa semangat transformasi Polri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan kolektif tersebut.
Sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, begitupun perjalanan pengabdian Polri yang belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu setiap kritik kami pandang sebagai cermin untuk berbenah, setiap masukan kami terima sebagai dorongan untuk berubah, dan setiap harapan masyarakat kami maknai sebagai amanah demi meneguhkan darma bakti kami, demi menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat.
Demikian sambutan kami, semoga Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan pada kita semua dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Sekian dan terima kasih.