Belitung, IDN Times - Senja perlahan tenggelam di pesisir Pulau Rengit, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, cahaya keemasan memantul pada jajaran panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 78 kilowatt peak (KWp) milik PT PLN (Persero).
Dahulu, listrik di pulau kecil nan eksotis ini mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang hanya beroperasi sekitar 12 jam sehari. Kini, PLTD tersebut telah digantikan PLTS Rengit sehingga 44 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa dapat menikmati pasokan listrik selama 24 jam dengan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Kehadiran PLTS di pulau ini merupakan bagian dari Program PLTS 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Selasa (25/8). Program tersebut mencakup 14 proyek PLTS tahap awal berkapasitas total 5.300 megawatt peak (MWp) di berbagai wilayah Indonesia.
