Jakarta, IDN Times – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengungkapkan program konservasi yang dijalankan di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, mampu membantu nelayan memangkas konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 66 persen dalam sekali melaut.
Efisiensi tersebut diperoleh melalui penggunaan rumpon konservasi yang dikembangkan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "Konservasi Pulau Sabira: Sabira Green and Digital Lighthouse Island".
"Sebelum program diterapkan, nelayan membutuhkan sekitar 30 liter BBM untuk sekali melaut. Kini, kebutuhan tersebut turun menjadi sekitar 10 liter," ucap General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
