Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Nasabah Mekaar Lewat Studi Banding Gratis
Melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan, PNM membantu nasabah yang tergabung dalam program Mekaar membuka cara pandang baru dalam melihat potensi usaha yang mereka miliki (Dok. PNM).
  • PNM menggelar Reward Studi Banding bagi Ketua Kelompok Mekaar untuk memperluas wawasan usaha, termasuk mengolah komoditas sederhana seperti singkong menjadi produk bernilai tambah.
  • Program pemberdayaan PNM melengkapi pembiayaan dengan pembelajaran praktik terbaik, agar nasabah perempuan ultra mikro dapat menerapkan inovasi, meningkatkan kualitas produk, pendapatan, dan ketahanan ekonomi keluarga.
  • Studi banding memperkuat jejaring, kepercayaan diri, dan kolaborasi peserta; PNM menargetkan nasabah lebih adaptif, berdaya saing, serta mampu membagikan pengetahuan kepada anggota kelompoknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PNM menggelar Reward Studi Banding bagi Ketua Kelompok nasabah Mekaar untuk mempelajari pengolahan komoditas sederhana menjadi produk bernilai tambah dan mendorong inovasi usaha.
  • Who?
    PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Ketua Kelompok nasabah PNM Mekaar, Direktur Utama PNM, serta peserta bernama Dyah Wulandari terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Where?
    Studi banding berlangsung di Solo, dengan pembelajaran pengolahan singkong menjadi slondok dan gemblong. Lokasi kegiatan studi banding Grati per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Waktu pelaksanaan Reward Studi Banding per saat ini masih belum diketahui. Keterangan mengenai program ini disampaikan dari Jakarta.
  • Why?
    PNM menjalankan program untuk memperluas wawasan usaha perempuan ultra mikro, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta mendorong peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi keluarga.
  • How?
    Peserta belajar langsung dari praktik pengolahan komoditas, bertukar pengalaman dalam aktivitas bersama, lalu diharapkan menerapkan dan mengajarkan inovasi usaha kepada anggota kelompoknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bagi banyak usaha ultra mikro, keterbatasan bukan hanya soal modal, tetapi juga akses terhadap pengetahuan dan inspirasi untuk mengembangkan usaha. Di sinilah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menghadirkan perubahan.

Melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan, PNM membantu nasabah yang tergabung dalam program Mekaar membuka cara pandang baru dalam melihat potensi usaha yang mereka miliki.

1. Program reward studi banding untuk tingkatkan kapasitas usaha

Melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan, PNM membantu nasabah yang tergabung dalam program Mekaar membuka cara pandang baru dalam melihat potensi usaha yang mereka miliki. (Dok. PNM)

Berangkat dari keyakinan bahwa peningkatan kapasitas usaha merupakan fondasi lahirnya kesejahteraan, PNM mengajak para Ketua Kelompok nasabah PNM Mekaar mengikuti Reward Studi Banding. Di sana, para peserta mempelajari bagaimana komoditas sederhana menjadi berbagai produk bernilai tambah. Seperti studi banding di Solo yang mengajarkan cara mengolah singkong menjadi slondok hingga gemblong. Pengalaman belajar secara langsung tersebut membuka ruang bagi lahirnya ide-ide baru yang dapat diterapkan di usaha masing-masing.

Program ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. PNM menciptakan perubahan dengan memperluas wawasan para pengusaha perempuan ultra mikro agar mampu melihat peluang dari lingkungan sekitarnya, meningkatkan kualitas produk, hingga memperkuat daya saing usaha. Pendekatan tersebut sekaligus mendorong tumbuhnya kepercayaan diri untuk terus berkembang dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi keluarga mereka.

2. Memperkuat pelayanan dan kesempatan belajar langsung

Melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan, PNM membantu nasabah yang tergabung dalam program Mekaar membuka cara pandang baru dalam melihat potensi usaha yang mereka miliki. (Dok. PNM)

Direktur Utama PNM mengatakan bahwa pengalaman belajar langsung menjadi salah satu cara paling efektif dalam membangun kapasitas usaha yang dibangun dari dapur rumah tangga.

"Di bawah naungan Danantara, PNM terus memperkuat pelayanan yang tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan kesempatan belajar dari praktik terbaik. Kami ingin setiap pengalaman yang diperoleh para nasabah mampu diterjemahkan dan diajarkan kembali ke anggota kelompoknya menjadi inovasi usaha yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi keluarga," ujarnya.

Dampak tersebut mulai dirasakan para peserta. Dyah Wulandari mengaku kini memiliki lebih banyak ide untuk mengembangkan usahanya setelah melihat langsung proses pengolahan singkong menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi.

"Seneng, jadi tahu bahan baku yang selama ini ada di sekitar kita ternyata bisa diolah menjadi produk yang lebih menarik. Saya jadi tidak sabar mencoba hal baru dan mengembangkan usaha saya," ungkapnya.

3. Memperkuat kolaborasi dan keberlanjutan usaha

Gedung PNM (dok. PNM)

Selain memperkaya wawasan bisnis, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarpeserta melalui berbagai aktivitas kebersamaan. Bagi PNM, perubahan tidak hanya diukur dari bertambahnya pengetahuan, tetapi juga dari tumbuhnya jejaring, rasa percaya diri, dan keberanian para perempuan ultra mikro untuk terus berinovasi.

Melalui berbagai program pemberdayaan, PNM terus menunjukkan bahwa menciptakan dampak berarti menghadirkan perubahan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan pembiayaan dan pengembangan kapasitas usaha, PNM tidak hanya membantu nasabah menjalankan usaha hari ini, tetapi juga membangun fondasi agar mereka mampu naik kelas, lebih adaptif terhadap perubahan, dan semakin berdaya saing dalam memperkuat ekonomi keluarga maupun masyarakat. (WEB) #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article