Jakarta, IDN Times - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor Polri) bersama Polda Metro Jaya akan menggelar jumpa pers terkait perkembangan penanganan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di kasus pengadaan batu bara PLN, korupsi di Asabri, dan anak perusahaan Krakatau Steel.
Jumpa pers akan digelar di gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Jumat (10/7/2026) sore. Pantauan IDN Times, gedung Promoter mendapat pengamanan ketat dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya.
Puluhan anggota Beimob menenteng senjata api dan pelontar gas air mata berjajar di depan gedung. Sementara itu, puluhan polisi bersenjata juga ikut mengamankan di sekitar gedung.
Pada pukul 15.49 WIB, penyidik membawa diduga sejumlah barang bukti hasil penggeledahan di 13 titik lokasi. Terdapat lebih dari enam koper dan satu godie bag berisi dokumen yang dibawa.
Adapun 13 lokasi yang digeledah yaitu:
PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara
PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat
Rumah saudara MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan
Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan
Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
Rumah saudara TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
Kantor/Grup DMG/CP, Kuningan, Jakarta Selatan
PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan
Rumah saudara DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan
Rumah saudari MILDK, Apartement Pacific Place
Rumah Febrie Adriansyah di Sentul, Bogor
Sebuah ruko di Cipete, Jakarta Selatan.
“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di kafe de’Clan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
