Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polri Janji Tindak Tegas Anggota Brimob Pukul Siswa di Maluku hingga Tewas
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polri menegaskan akan menindak tegas dan transparan anggota Brimob Bripka Masias Siahaya yang menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu korban meninggal dunia.
  • Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan permintaan maaf atas tindakan oknum tersebut yang dinilai mencederai nilai Tribrata dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
  • Polri turut berduka cita dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban, sembari mengajak masyarakat mengawal proses hukum agar berjalan adil dan akuntabel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Korps Bhayangkara akan menangani secara tegas dan transparan perkara anggota Brimob Bripka Masias Siahaya yang terbukti menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu orang di antaranya tewas.

Johnny mengatakan Polri mengajak keluarga korban dan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses penegakan hukum terhadap individu anggota Polri yang terlibat, agar berjalan sesuai prinsip hukum yang berlaku, transparan, dan akuntabel.

"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu yang terlibat secara transparan dan akuntabel," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Selain itu, Polri juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu anggota Polri yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang korban dalam insiden yang melibatkan oknum anggota kepolisian.

Lebih lanjut, Johnny juga menyatakan Polri turut berduka cita dan menyampaikan empati kepada keluarga besar korban atas peristiwa yang terjadi.

Kepolisian juga menyatakan senantiasa mendoakan serta mendukung keluarga korban agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sebelumnya, Bripka Masias Siahaya diketahui memukul kepala siswa MTsN Maluku Tenggara Arianto Tawakal (14) hingga membuatnya bersimbah darah dan tewas. Tak hanya itu pelaku yang bertugas di Mako Brimob Pelopor C itu juga ikut menganiaya Nasrim Karim (15), kakak dari Arianto hingga mengalami patah tulang.

Editorial Team